Stasiun ini juga mulai beroperasi bersamaan dengan peresmian stasiun jalur ganda segmen Tanjung Enim–Tanjung Rambang. Stasiun ini memiliki dua jalur kereta api yang dibatasi dengan wesel penghubung.[4][5] Sejak dioperasikannya persinyalan elektrik di lintas Prabumulih–Muara Enim per 27 September 2021, stasiun ini resmi dinonaktifkan untuk penyusulan maupun antrean antarkereta api karena hanya memiliki dua jalur serta jaraknya yang terlalu dekat dengan Stasiun Blimbing Pendopo dan Stasiun Niru.
Kini tidak ada lagi kereta api yang berhenti di stasiun ini. Bangunan stasiun masih utuh, tetapi kini hanya digunakan sebagai gardu blok intermediet saja.