Stasiun Simpang(SIG) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe C[3] yang terletak di Sungai Rambutan, Indralaya Utara, Ogan Ilir. Stasiun yang terletak pada ketinggian +3 meter ini termasuk dalam Divisi Regional III Palembang dan merupakan stasiun yang letaknya paling timur laut di Kabupaten Ogan Ilir. Awalnya, stasiun ini memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus. Sejak beroperasinya jalur ganda Kertapati–Prabumulih per 25 April 2018,[4][5] jalurnya kemudian bertambah menjadi empat dengan jalur 3 dan 4 merupakan sepur lurus.
Sekitar 10km ke arah selatan stasiun ini, terdapat percabangan menuju Universitas Sriwijaya yang berakhir di Stasiun Indralaya. Di sebelah barat daya stasiun terdapat sebuah depo gerbong yang khusus untuk gerbong curah batu bara, sedangkan di seberangnya terdapat area pembongkaran batu bara yang diresmikan sejak 1 November 2016.[6][7]
Dengan selesainya jalur ganda tersebut, tidak ada lagi persilangan antarkereta api yang dilayani. Stasiun ini kini menjadi stasiun terminus untuk sebagian perjalanan KA batu bara swasta yang mengawali/mengakhiri pemerjalanannya di stasiun ini berikut bongkar-muat gerbong batu bara kontainer serta tetap melayani penyusulan antarkereta api.
Pada tahun 2021–2022, Stasiun Simpang mendapatkan perombakan besar-besaran sehubungan dengan rencana pembangunan terminal batu bara peti kemas baru.[3] Setelah dirombak, stasiun ini mendapatkan bangunan baru di depan bangunan lama, dengan total jalur berjumlah 13, dengan jalur 9 dan 10 merupakan sepur lurus.