Awalnya stasiun ini hanya memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 1 merupakan sepur lurus. Sejak selesainya pembangunan jalur ganda segmen Baturaja–Martapura pada tanggal 2 Mei 2018, tata letak stasiun ini diubah dengan menambahkan satu jalur belok baru sehingga jumlah jalurnya bertambah menjadi tiga. Jalur 1 kini hanya dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah Baturaja-Kertapati saja, sedangkan jalur 2 dijadikan sebagai sepur lurus baru untuk arah Tanjungkarang. Terdapat satu sepur badug baru yang menyambung di sisi timur jalur 3. Operasional stasiun ini pun dipindahkan ke bangunan baru yang letaknya tidak terlalu jauh dengan bangunan lama. Stasiun ini tidak memiliki peron dan persinyalannya pun diubah menjadi elektrik.[3][4]
Tidak ada kereta api yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi penyusulan dan antrean antarkereta api.
Insiden
Pada 28 April2023, jalur kereta api di lintas Gilas—Sepancar mengalami ambles pada petak km 206+0/2. Dampaknya sekitar 1.500 orang calon penumpang terdampak pembatalan jadwal kereta api dan lebih dari 2.000 tiket perjalanan dilakukan pengembalian bea.[5] Setelah dilakukan normalisasi selama 1 minggu, jalur yang ambles pun telah dapat dioperasikan kembali.[6]
Galeri
Bangunan lama Stasiun Gilas yang sudah tidak lagi digunakan sejak jalur ganda beroperasi