Borreria latifolia (Aubl.) K.Schum. in C.F.P.von Martius
Borreria latifolia var. minor K.Schum. in C.F.P.von Martius
Borreria latifolia var. scabrida (DC.) K.Schum. in C.F.P.von Martius
Borreria latifolia var. sideritis K.Schum. in C.F.P.von Martius
Tardavel latifolia (Aubl.) Standl.
Borreria latifolia var. fockeana (Miq.) Bremek.
Borreria splitgerheri Bremek.
Borreria eradii Ravi
Borreria latifolia f. fockeana (Miq.) Steyerm.
Borreria latifolia f. minor (K.Schum.) Steyerm.
Borreria latifolia f. scabrida (DC.) Steyerm.
Neanotis monosperma var. tirunelvelica A.N.Henry & Chandrab
Spermacoce alata (sinonim: Borreria alata; nama lokal Indonesia: goletrak, rumput setawar, jukut minggu, emprak, katumpang lemah, letah ayam)[1] atau adalah terna perenial (perennial herb) dan termasuk ke dalam keluarga Rubiaceae.[2] Tumbuhan ini dapat tumbuh hingga 15–20cm, daunnya dilapisi dengan rambut halus keras yang jika dipegang akan terasa kasar dan memiliki bunga berbentuk lonjong berwarna putih. Tumbuhan ini berasal dari Amerika tropis dan menyebar luas ke seluruh daerah tropis, juga ditemukan di Indonesia. Salah satu tempat persebarannya adalah Gunung Prau.[3]
Tumbuhan ini merupakan gulma karena dapat mengambil unsur hara dalam tanah, termasuk dalam perkebunan sawit.