Sebastian Sinyo Aliandoe (lahir 1 Juli 1940 - 18 November 2015) adalah seorang mantan pemain dan pelatih nasional sepak bolaIndonesia. Dia meninggal dunia di Jakarta pada 18 November 2015.
Dia terjun ke dunia pelatih pada awal tahun 70-an, setelah mengalami cedera parah, patah tulang pergelangan kakinya.
Sebagai pelatih, Sinyo lebih mengutamakan hitungan-hitungan teknis di lapangan, ketimbang menyandarkan diri dalam ungkapan keberuntungan. Dia menghitung benar, setiap kemampuan para pemain dalam proses mencetak gol. Sinyo dikenal memiliki kemampuan mengubah pola permainan pasukannya seketika, hanya dengan memanfaatkan pergantian pemain.[1][2]