Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
Setia Untung Arimuladi (lahir 1 Desember 1961) adalah Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia sejak 29 April 2020 hingga 1 Januari 2022 berdasarkan kepres No.180/TPA Tahun 2021.[1]
Setia Untung Arimuladi menempuh pendidikan formal mulai dari pendidikan dasar di SD Kiaracondong, Bandung, yang diselesaikan pada tahun 1969. Selanjutnya, ia melanjutkan ke jenjang menengah pertama di SMP BPI-1 Bandung dan lulus pada tahun 1974. Pada jenjang menengah atas, ia menempuh pendidikan di SMAN 10 Bandung dan menyelesaikannya pada tahun 1977.
Setelah menamatkan pendidikan menengah atas, ia melanjutkan studi ke jenjang sarjana (S-1) di Universitas Islam Nusantara Bandung dan meraih gelar pada tahun 1980. Ia kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjana (S-2) di Universitas Katolik Parahyangan Bandung, yang diselesaikan pada tahun 2004. Terakhir, ia menempuh pendidikan doktoral (S-3) di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dan berhasil menyelesaikannya pada tahun 2024.
Pendidikan kedinasan
Setia Untung Arimuladi juga menempuh berbagai jenjang pendidikan kedinasan. Pada tahun 1986, ia mengikuti pendidikan pra-jabatan di Bandung sebagai tahap awal pelatihan profesionalnya. Tiga tahun kemudian, pada tahun 1989, ia menyelesaikan Pendidikan Pembentukan Jaksa (PPJ) di Kejaksaan Agung, yang menjadi fondasi utama dalam kariernya sebagai jaksa.
Ia kemudian mengikuti rangkaian diklat kepemimpinan. Pada tahun 2003, ia menempuh Diklat Kepemimpinan Tingkat III (SPAMA) di Bandung. Selanjutnya, pada tahun 2007, ia mengikuti Diklat Kepemimpinan Tingkat II (SPAMEN) di LAN Bandung. Terakhir, pada tahun 2012, ia menyelesaikan Diklat Kepemimpinan Tingkat I (SESPIM) di LAN Jakarta, yang merupakan jenjang tertinggi dalam pelatihan kepemimpinan di lingkungan aparatur sipil negara.
Pelatihan
Kursus Dasar Wira Intelijen Bais ABRI Cilendek - Bogor (1991)
Pelatihan Hukum Lingkungan di Diklat Kejagung RI Jakarta (1995)
Diklat Teknis Fungsional Jaksa di Diklat Kejagung RI Jakarta (1997)
Diklat Teknis Wira Intelijen di Diklat Kejagung RI Jakarta (2008)
Penugasan
CPNS di Kejari Sumedang (1 Maret 1984)
PNS di Kejati Jawa Barat (29 Februari 1986)
Kasubsi Ekmon pada Seksi Intelijen Kejari Indramayu (14 Oktober 1988)
Kasubsi Khusus pada Seksi Intelijen Kejari Indramayu (6 Nopember 1993)
Kasubsi Orhada pada Seksi Umum Kejari Mataram (13 Agustus 1994)
Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Mataram (8 Nopember 1996)
Pemeriksa pada Kejari Kudus (7 Mei 1998)
Kepala Seksi Intelijen Kejari Cibadak (28 Juni 1999)
Kepala Seksi Penkum dan Humas Kejati Jawa Barat (22 Maret 2001)
Pengkaji pada Asisten Intelijen Kejati Jawa Barat (16 April 2002)
Kepala Bagian Anggaran Biro Keuangan pada Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejaksaan Agung RI (31 Oktober 2003)
Kepala Kejaksaan Negeri Garut (6 September 2005)
Asisten Intelijen pada Kejati Kalimantan Barat (27 Juni 2007)
Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (23 September 2008)
Asisten Tindak Pidana Khusus pada Kejati Jawa Tengah (30 April 2010)
Asisten Khusus Jaksa Agung RI di Kejagung RI (2 Agustus 2011)
Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI (8 Nopember 2012)
Kepala Kejaksaan Tinggi Riau (28 Mei 2014)
Kepala Biro Umum pada Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejaksaan Agung RI (13 Mei 2015)
Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (2 Juni 2016)
Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (23 Oktober 2017)
Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI[2] (15 Nopember 2017)
Penghargaan dan Apresiasi dari KEMENPAN dan Reformasi Birokrasi, Sebagai Pelopor Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Lingkungan Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI tanggal 10 Desember 2019
Penghargaan dan Apresiasi dari KEMENPAN dan Reformasi Birokrasi, Sebagai Pelopor Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Lingkungan Kejaksaan RI tanggal 28 September 2020;