Sejarah WikipediaIlustrasi lama Wikipedia bahasa Inggris. Pada akhir 2025 dan awal 2026, edisi bahasa Inggris telah memiliki sekitar tujuh juta artikel.
Sejarah Wikipedia bermula dari gagasan pengembangan ensiklopedia daring bebas yang dapat disunting secara kolaboratif oleh banyak orang. Sebelum Wikipedia diluncurkan, sejumlah gagasan mengenai ensiklopedia internet telah muncul sejak awal 1990-an. Salah satu proposal awal mengenai ensiklopedia daring dicetuskan oleh Rick Gates pada 1993 melalui gagasan Interpedia, yaitu proyek ensiklopedia internet yang memungkinkan banyak orang menyumbangkan artikel.[1] Gagasan mengenai ensiklopedia bebas juga dikembangkan oleh Richard Stallman melalui tulisan The Free Universal Encyclopedia and Learning Resource, yang menyerukan perlunya ensiklopedia bebas dan sumber pembelajaran terbuka di internet.[2]
Wikipedia secara resmi diluncurkan pada 15 Januari 2001 oleh Jimmy Wales dan Larry Sanger. Proyek ini menggunakan konsep dan teknologi wiki yang sebelumnya dirintis oleh Ward Cunningham. Pada awalnya, Wikipedia dibuat sebagai proyek pendamping Nupedia, sebuah ensiklopedia daring bebas yang artikelnya ditulis secara sukarela tetapi harus melalui proses peninjauan oleh para ahli sebelum diterbitkan.[3][4]
Nupedia didirikan pada 2000 dengan dukungan perusahaan Bomis milik Jimmy Wales. Larry Sanger bertindak sebagai pemimpin redaksi. Nupedia dirancang untuk menghasilkan artikel berkualitas melalui proses penelaahan yang panjang. Namun, model tersebut membuat perkembangan Nupedia berjalan lambat. Untuk mempercepat pembuatan draf artikel, Sanger mengusulkan penggunaan wiki sebagai ruang kerja kolaboratif yang lebih terbuka. Dari usulan itulah Wikipedia lahir.[4][3]
Dalam perkembangannya, Wikipedia tumbuh jauh lebih cepat daripada Nupedia. Nupedia hanya menghasilkan sedikit artikel yang lolos proses peninjauan, sedangkan Wikipedia segera menarik komunitas penyunting sukarela dalam jumlah besar. Wikipedia kemudian berkembang bukan hanya sebagai ruang draf untuk Nupedia, melainkan sebagai ensiklopedia tersendiri. Nupedia akhirnya berhenti beroperasi pada 2003, sementara Wikipedia terus berkembang menjadi proyek ensiklopedia bebas terbesar di dunia.[3]
Latar belakang
Sebelum Wikipedia muncul, gagasan ensiklopedia daring telah berkembang seiring dengan perluasan internet dan World Wide Web. Proyek Interpedia yang diajukan Rick Gates pada 1993 sering disebut sebagai salah satu pendahulu konsep ensiklopedia internet kolaboratif. Walaupun tidak pernah berkembang menjadi ensiklopedia yang mapan, gagasan tersebut menunjukkan bahwa internet telah dipandang sebagai ruang potensial untuk membangun sumber pengetahuan umum yang dapat diakses publik.[1]
Pada akhir 1990-an, gagasan mengenai pengetahuan bebas semakin kuat melalui gerakan perangkat lunak bebas dan lisensi terbuka. Richard Stallman mengemukakan bahwa World Wide Web berpotensi menjadi ensiklopedia universal dan perpustakaan pembelajaran yang bebas digunakan masyarakat. Menurut Stallman, ensiklopedia bebas perlu menjadi alternatif terhadap sumber informasi yang dikendalikan secara tertutup oleh perusahaan media atau penerbit komersial.[2]
Gagasan ensiklopedia bebas ini sejalan dengan eksperimen Nupedia yang memakai lisensi bebas. Nupedia awalnya memiliki sistem peninjauan ketat dan mengandalkan kontribusi pakar. Akan tetapi, proses editorialnya dinilai terlalu lambat untuk menghasilkan pertumbuhan artikel dalam jumlah besar. Keterbatasan inilah yang kemudian mendorong pencarian model penyuntingan yang lebih cepat dan terbuka.
Nupedia dan peluncuran Wikipedia
Nupedia diluncurkan pada 2000 sebagai ensiklopedia daring yang ditulis oleh sukarelawan dan ditinjau oleh para ahli. Proyek ini berupaya menggabungkan prinsip isi bebas dengan standar editorial akademik. Artikel Nupedia harus melewati beberapa tahap peninjauan sebelum diterbitkan. Sistem tersebut dimaksudkan untuk menjaga kualitas, tetapi dalam praktiknya memperlambat penerbitan artikel.[4]
Pada Januari 2001, Larry Sanger mengusulkan agar Nupedia menggunakan wiki sebagai sarana untuk mempercepat penyusunan artikel. Wiki memungkinkan pengguna membuat dan memperbaiki halaman secara langsung melalui peramban web. Jimmy Wales menyetujui percobaan tersebut, dan Wikipedia mulai beroperasi pada 15 Januari 2001. Nama "Wikipedia" berasal dari gabungan kata wiki dan encyclopedia.[4]
Pada awalnya, Wikipedia dimaksudkan sebagai proyek pendamping Nupedia. Artikel yang dibuat di Wikipedia diharapkan dapat menjadi bahan awal untuk disempurnakan melalui proses editorial Nupedia. Namun, model penyuntingan terbuka membuat Wikipedia berkembang jauh lebih cepat. Komunitas sukarelawan segera terbentuk, dan jumlah artikelnya meningkat pesat dalam waktu singkat.[3]
Perkembangan awal
Pada tahun pertama, Wikipedia mulai menarik perhatian komunitas internet. Kemudahan menyunting halaman membuat orang dari berbagai latar belakang dapat menambahkan artikel, memperbaiki kesalahan, atau memperluas isi yang sudah ada. Model ini berbeda dari ensiklopedia tradisional yang sangat bergantung pada editor tetap dan proses penerbitan tertutup.
Wikipedia awalnya menggunakan perangkat lunak wiki sederhana. Seiring pertumbuhan jumlah artikel dan pengguna, kebutuhan teknis meningkat. Perangkat lunak yang digunakan kemudian berkembang menjadi MediaWiki, yaitu perangkat lunak wiki bebas dan sumber terbuka yang sampai kini menjadi platform utama bagi Wikipedia dan berbagai proyek Wikimedia lain.[5]
Edisi Wikipedia dalam bahasa selain bahasa Inggris mulai bermunculan pada 2001. Perkembangan lintas bahasa menjadi salah satu ciri penting Wikipedia. Dengan dukungan komunitas sukarelawan di berbagai negara, Wikipedia berkembang menjadi proyek multibahasa yang mencakup ratusan edisi bahasa.
Wikimedia Foundation
Pada 20 Juni 2003, Jimmy Wales membentuk Wikimedia Foundation sebagai organisasi nirlaba untuk menaungi Wikipedia dan proyek-proyek saudaranya. Pembentukan yayasan ini bertujuan memberikan struktur hukum dan kelembagaan bagi proyek yang terus berkembang. Wikimedia Foundation kemudian menjadi organisasi yang mengelola infrastruktur teknis, merek dagang, penggalangan dana, dan dukungan komunitas bagi Wikipedia serta proyek Wikimedia lain.[6]
Wikimedia Foundation menyatakan bahwa Wikipedia ditulis secara sukarela oleh komunitas global dalam lebih dari 300 bahasa. Pada peringatan 25 tahun Wikipedia pada 2026, Wikimedia Foundation menyebut Wikipedia telah memiliki lebih dari 65 juta artikel dan didukung oleh hampir 250.000 sukarelawan yang menulis, menyunting, dan memeriksa fakta.[7]
Pertumbuhan artikel dan bahasa
Pertumbuhan Wikipedia berlangsung sangat cepat sejak awal 2000-an. Edisi bahasa Inggris menjadi edisi terbesar dan paling banyak diteliti. Menurut Pew Research Center, pada 1 Januari 2025 Wikipedia bahasa Inggris memiliki sekitar 6,9 juta artikel, sedangkan seluruh edisi bahasa Wikipedia memiliki lebih dari 66 juta artikel pada akhir 2025.[8]
Wikipedia juga berkembang sebagai proyek multibahasa. Edisi-edisi besar seperti bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Spanyol, Rusia, Italia, Jepang, Portugis, dan Tionghoa berkembang melalui komunitas penyunting masing-masing. Beberapa edisi lain mengalami pertumbuhan cepat karena penggunaan bot untuk membuat artikel dalam jumlah besar, misalnya pada edisi bahasa Cebuano dan Swedia.[8]
Pertumbuhan Wikipedia tidak hanya diukur dari jumlah artikel, tetapi juga dari jumlah penyunting, riwayat suntingan, rujukan, gambar, data terstruktur, dan keterlibatan komunitas. Artikel-artikel Wikipedia terus berubah melalui proses penyuntingan terbuka. Setiap perubahan tercatat dalam riwayat halaman, sehingga proses kolaborasi dapat ditinjau oleh pengguna lain.
Kebijakan isi dan model penyuntingan
Wikipedia menggunakan prinsip penyuntingan terbuka. Sebagian besar halaman dapat disunting oleh siapa pun, baik pengguna terdaftar maupun pengguna anonim, meskipun beberapa halaman dilindungi karena alasan keamanan, vandalisme, atau sengketa berkepanjangan. Model ini memungkinkan kesalahan diperbaiki dengan cepat, tetapi juga menimbulkan tantangan berupa vandalisme, bias, dan pertentangan sudut pandang.
Dalam mengelola isi, Wikipedia mengembangkan sejumlah kebijakan inti. Di antaranya adalah sudut pandang netral, verifiabilitas, dan larangan riset asli. Artikel Wikipedia diharapkan merangkum informasi dari sumber tepercaya, bukan menjadi tempat untuk menerbitkan pendapat pribadi atau penelitian yang belum dipublikasikan.
Komunitas penyunting juga mengembangkan mekanisme diskusi dan konsensus. Perselisihan isi biasanya dibahas melalui halaman pembicaraan, permintaan pendapat, mediasi komunitas, atau proses lain yang disediakan oleh masing-masing edisi bahasa. Struktur tata kelola Wikipedia tidak sepenuhnya terpusat; banyak keputusan isi dibuat oleh komunitas penyunting melalui norma dan kebijakan yang berkembang dari waktu ke waktu.
Lisensi dan penggunaan ulang
Pada masa awalnya, Wikipedia menggunakan GNU Free Documentation License (GFDL). Lisensi ini memungkinkan isi disalin, disebarluaskan, dan dimodifikasi dengan syarat tertentu. Pada 2009, komunitas Wikimedia menyetujui pembaruan lisensi agar konten Wikimedia dapat dilisensikan ganda di bawah GFDL dan Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA). Perubahan tersebut memudahkan penggunaan ulang dan penggabungan konten Wikipedia dengan proyek pengetahuan bebas lain.[9]
Pada 2023, Wikipedia dan proyek Wikimedia lain mengadopsi lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 untuk suntingan baru. Creative Commons menjelaskan bahwa perubahan ini merupakan pembaruan dari lisensi CC BY-SA 3.0 yang digunakan sejak 2009, sementara suntingan lama tetap mengikuti ketentuan lisensi sebelumnya sesuai aturan transisi.[10]
Karena menggunakan lisensi bebas, isi Wikipedia dapat digunakan ulang oleh individu, media, lembaga pendidikan, mesin pencari, aplikasi, dan sistem kecerdasan buatan, selama memenuhi ketentuan atribusi dan berbagi serupa yang berlaku.
Kualitas dan kritik
Kualitas Wikipedia sejak awal menjadi bahan perdebatan. Pendukungnya menilai model kolaboratif memungkinkan koreksi cepat, cakupan luas, dan pembaruan berkelanjutan. Kritikus menyoroti risiko vandalisme, bias sistemik, ketidakmerataan kualitas antarartikel, serta kemungkinan kesalahan pada artikel yang kurang diawasi.
Pada 2005, jurnal Nature membandingkan sejumlah artikel sains di Wikipedia dan Encyclopædia Britannica. Hasil investigasi tersebut menyatakan bahwa artikel sains Wikipedia mendekati Britannica dalam hal akurasi, meskipun tetap ditemukan kesalahan dan kekurangan pada kedua ensiklopedia.[11] Encyclopædia Britannica kemudian membantah metodologi dan interpretasi studi tersebut, sementara Nature mempertahankan laporannya.[12][13]
Selain persoalan akurasi, Wikipedia juga dikritik karena adanya bias gender, bias geografis, kesenjangan bahasa, dan ketimpangan representasi topik. Komunitas Wikimedia kemudian mengembangkan berbagai inisiatif untuk menutup kesenjangan pengetahuan, termasuk kegiatan pelatihan penyuntingan, proyek tematik, dan kerja sama dengan lembaga pendidikan, arsip, museum, serta perpustakaan.
Penyensoran dan pembatasan akses
Wikipedia beberapa kali menghadapi pemblokiran atau pembatasan akses di berbagai negara. Alasan pembatasan berbeda-beda, mulai dari sengketa politik, hukum, agama, hingga keberatan terhadap isi tertentu. Wikimedia Foundation menyatakan bahwa salah satu perannya adalah melawan penyensoran dan mendukung kebijakan yang memungkinkan masyarakat mengakses informasi bebas.[6]
Salah satu contoh penting adalah pemblokiran Wikipedia di Turki. Akses ke Wikipedia di Turki diblokir pada 2017 dan dipulihkan pada Januari 2020 setelah putusan pengadilan. Peristiwa tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana Wikipedia dapat terlibat dalam perdebatan mengenai kebebasan informasi, yurisdiksi hukum nasional, dan kebijakan platform global.[6]
Wikipedia dalam ekosistem digital modern
Pada dekade 2010-an dan 2020-an, Wikipedia menjadi salah satu sumber informasi utama di internet. Isinya digunakan oleh mesin pencari, asisten suara, aplikasi pembelajaran, media, dan berbagai layanan digital. Pada saat yang sama, perubahan cara orang mencari informasi menghadirkan tantangan baru.
Pada 2025, Wikimedia Foundation melaporkan adanya perubahan pola lalu lintas pembaca setelah memperbarui sistem deteksi bot. Lembaga tersebut menyatakan bahwa sebagian lalu lintas yang sebelumnya terlihat seperti kunjungan manusia ternyata berasal dari bot yang berupaya menghindari deteksi. Setelah penyesuaian tersebut, Wikimedia Foundation mengamati penurunan tampilan halaman oleh manusia dan mengaitkannya dengan perubahan perilaku pencarian, termasuk penggunaan ringkasan berbasis kecerdasan buatan dan video sosial.[14]
Perkembangan kecerdasan buatan juga membuat konten Wikipedia semakin banyak digunakan sebagai sumber pelatihan, pengayaan, dan verifikasi informasi. Wikimedia Foundation menyebut peningkatan lalu lintas otomatis dan perayapan data sebagai tantangan teknis karena konten Wikimedia bebas digunakan, tetapi infrastruktur yang melayaninya tetap membutuhkan biaya dan pengelolaan.[15]
Warisan
Wikipedia menjadi salah satu eksperimen kolaborasi pengetahuan terbesar dalam sejarah internet. Keberhasilannya menunjukkan bahwa ensiklopedia berskala global dapat dibangun oleh komunitas sukarelawan melalui perangkat lunak terbuka, lisensi bebas, diskusi publik, dan mekanisme koreksi berkelanjutan.
Pada peringatan 25 tahun Wikipedia pada 2026, proyek ini telah berkembang dari sebuah situs pendamping Nupedia menjadi infrastruktur pengetahuan global yang digunakan dalam pendidikan, jurnalisme, riset, pencarian web, dan pengembangan teknologi informasi. Meskipun menghadapi tantangan terkait akurasi, bias, penyensoran, keberlanjutan komunitas, dan penggunaan oleh kecerdasan buatan, Wikipedia tetap menjadi salah satu sumber pengetahuan bebas paling berpengaruh di dunia.[7][8]