Segitiga merah muda adalah simbol bagi komunitas LGBTQ+. Awalnya dimaksudkan sebagai tanda penghinaan, simbol ini kemudian diadopsi kembali sebagai simbol positif untuk identitas diri. Simbol ini berasal dari Jerman Nazi pada tahun 1930-an dan 1940-an sebagai salah satu lencana kamp konsentrasi Nazi, yang digunakan untuk membedakan tahanan yang diidentifikasi oleh otoritas sebagai pria gay.[1][2] Pada tahun 1970-an, simbol ini dihidupkan kembali sebagai simbol protes terhadap homofobia, dan sejak itu diadopsi oleh komunitas LGBT yang lebih luas sebagai simbol populer kebanggaan LGBTQ+ serta gerakan LGBTQ+ dan gerakan pembebasan queer.[3][4]