Sejarah
Akar kegiatan usaha Sasa bermula dari pendirian pabrik fermentasi di Sidoarjo, Jawa Timur, pada tahun 1968, yang pada tahap awal hanya memproduksi mononatrium glutamat (MSG) sebagai penyedap rasa.[8][4] Produk ini menjadi dasar pengembangan usaha perusahaan di sektor bumbu masak.
Perusahaan secara resmi berdiri dengan nama PT Sasa Inti pada tanggal 28 November 1972. Setahun setelah pendirian tersebut, Sasa memperluas kapasitas produksinya dengan mendirikan pabrik di Gending, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,[8] yang memperkuat posisi perusahaan dalam industri penyedap rasa nasional.[8][3][4] Hingga saat ini, PT Sasa Inti memiliki 3 pabrik, yang berlokasikan di Probolinggo, Jawa Timur, Cikarang, Jawa Barat, dan Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.[8][9][4][5][7]
Memasuki dekade 1990-an, PT Sasa Inti mulai melakukan diversifikasi produk. Pada tahun 1993, perusahaan memproduksi bumbu kaldu, diikuti oleh produksi saus tomat dan sambal pada pertengahan dekade tersebut. Pada tahun 2000, Sasa kembali memperluas lini produknya dengan memproduksi tepung bumbu,[8] menandai pergeseran dari fokus tunggal pada penyedap rasa ke penyediaan bahan masakan yang lebih beragam.[4][10][1]
Pada dekade 2010-an, pengembangan produk dilanjutkan melalui peluncuran bumbu nasi goreng dengan merek LaRasa pada tahun 2010, yang kemudian mengalami penyesuaian merek menjadi Sasa Bumbu Praktis pada tahun 2020.[8] Selain itu, perusahaan juga memperluas portofolio produk sambal dan santan, termasuk Sambal Terasi, santan bubuk, serta santan cair.[8][1][4][10]
Dalam rangka memperkuat struktur produksi dan distribusi, PT Sasa Inti melakukan akuisisi aset industri pada akhir dekade 2010-an, termasuk akuisisi aset PT Mitratama Rasa Sejati pada tahun 2019 serta aset pabrik santan di Sulawesi Utara pada tahun 2020.[8] Langkah-langkah tersebut mencerminkan strategi perusahaan dalam memperluas kapasitas manufaktur dan diversifikasi produk pangan.[11][12]
Nama Sasa sendiri adalah sebuah singkatan yang diambil dari kata "Sari Rasa".[8][3][4][6]
Dan Saat ini, Sasa adalah pemegang merek dalam segmen FMCG makanan & bumbu Indonesia yang aktif dalam event industri, sesuai yang diliput media nasional.[1][13][7]