Siti Tuti Susilawati Sutisna (lahir 29 Desember 1975) atau Sania adalah seorang penyanyi dan pengusung musik R&B[1] berkebangsaan Indonesia. Sania pernah merilis album pop-rock "Pelabuhan Hati" dengan nama populer Tuttie Gretha.
Pada 2009, Sania didiagnosis menderita penyakit Adenomiosis. Ia sembuh pada 2013.[3]
Sejak 2011, Sania membuka sekolah Taman Kanak-Kanak di Kawasan Pejaten, Jakarta Selatan. Sekolah ini memiliki jalur formal alias preschool dengan fokus belajarnya adalah ilmu kesenian.[4]
Kehidupan Pribadi
Sania menikah dengan seorang pria bernama RM Mochamad Bintang Prabowo pada akhir tahun 2019. Namun, pada 2021, sang suami meninggal dunia dalam keadaan tidur.[5]
Karir
Sania mengawali karier di dunia musik setelah menjadi finalis di beberapa festival musik rock di Jawa Barat.
Pada tahun 1991, Sania mengusung nama panggung Tuttie Gretha dan membuat sebuah album slow rock "Pelabuhan Hati". Ia juga merilis sebuah mini album "Lupa Usia" bersama grup Tutti Frutti, Lela Monica dan Rina Rosdiana. Namun, ia tidak melanjutkan karier menyanyi di Indonesia.
Sania memutuskan untuk melanjutkan studi di David Game College, London, Inggris. Di sana, Ia bertemu dengan personel grup musik Eternal yang kemudian diminta Sania untuk membuatkan sebuah CD singel dengan vokal Sania.[6]
Kembali ke Indonesia, Sania ditawari Guest Music Production untuk membuat album pertama Sania dengan nuansa R&B. Album bertajuk Santai (1998) ini mengandalkan lagu yang kebetulan bertitel sama dengan album sebagai hitsnya.
Empat tahun kemudian, Sania merilis album kedua bertitel Bablas (2002) dan Cintai Aku Lagi (2006) empat tahun setelah album kedua muncul. Dalam album ketiganya, Sania mengajak musisi Guruh Soekarnoputra, Tohpati, dan Imaniar, yang kemudian memberi warna berbeda dibanding album-album sebelumnya. Sania yang semula terkenal dengan warna R&B-nya, dalam album ini lebih 'romantis' walau diakui masih ditemukan unsur nge-beat.[7]
Politik
Pada Pilkada serentak 2024, Sania terjun ke dunia politik dan menjadi calon anggota legislatif DPR RI dari Partai Persatuan Indonesia untuk Daerah Pemilihan Jawa Barat 2, yang meliputi Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.[8]
Diskografi
Sania mengawali kariernya dengan menggunakan nama populer Tuttie Gretha dan merilis album "Pelabuhan Hati" pada 1991 di sebuah perusahaan rekaman yang besar dan populer pada tahun 80an JK Records, nama Tuttie Gretha adalah pemberian alm. Denny Sabri (Manager almh. Nike Ardilla yang memperkenalkannya pada produser JK Records, Judhi Kristiantho), setelah album ini Tuttie bergabung dengan group Tutti Frutti, kali ini dengan menggunakan nama Tuttie Tzania. Mungkin nama inilah asal mulanya nama Sania digunakan, dengan nama Sania kemudian merilis album Santai yang mempopulerkan namanya tersebut. Album ini dirilis pada tahun 1998 memberikan hits Santai dan Semua Orang Kan Berubah, dilanjutkan Bablas pada tahun 2002 mengandalkan lagu Bablas, dilanjutkan Cintai Aku Lagi.