Profesional
Karier sepak bola pria kelahiran 1985 itu dimulai dari kompetisi antardesa dan antarkecamatan di Bojonegoro. Dianggap punya kemampuan di atas rata-rata, baru kemudian dia direkrut Persibo dan terjun di beragam turnamen yang diadakan Pengcab Bojonegoro.
Bersama Persibo Bojonegoro, Samsul terus menunjukkan kemampuannya. Setelah mulai bergabung di Divisi I pada tahun 2006, klub tersebut dia antara menjuarai Divisi I pada tahun 2007 dan menjuarai Divisi Utama.
Semusim berselang sejumlah klub besar di Indonesia pun mulai mengincar Samsul. Dan yang beruntung mendapatkan jasanya adalah Persela Lamongan pada tahun 2009, yang bermain di kompetisi Liga Super Indonesia (ISL). Namun hanya satu musim, Samsul memutuskan untuk kembali ke kota kelahirannya dengan bergabung lagi ke Persibo Bojonegoro setelah 'Laskar Angling Dharma' menjadi juara Divisi Utama Tahun 2010.
Dan pada musim 2012-2013 Samsul, direkrut oleh Persela Lamongan. Kemampuan Samsul pun cukup komplet, hanya sebentar latihan, Samsul langsung mengembangkan kerja sama tim. Setelah kerja kerasnya, Samsul menyarangkan gol ke gawang Arema Indonesia (ISL). Dan mengantarkan Persela Lamongan juara Piala Gubernur Jatim X.
Dan pada musim 2013-2014, Samsul direkrut oleh Arema Indonesia (ISL). Samsul mengantarkan Arema lolos ke 8 Besar Indonesia Super League musim 2013-2014 bersama Gustavo Fabián López, Cristian Gonzáles, dan Alberto Goncalves Da Costa.
Pada tahun 2016, ia bersama Purwaka Yudhi memutuskan hengkang ke Persib Bandung. Samsul mengantarkan Persib menjadi runner up Bali Island Cup 2016 dan turnamen Piala Bhayangkara 2016.