Salakanagara adalah kerajaan mitologi yang dipengaruhi budaya India di Jawa bagian barat yang konon berdiri dari abad ke-2 dan hingga ke-3 Masehi. Letak Salakanagara diperkirakan merujuk pada lokasi bernama Argyre dalam Geographia karya Claudius Ptolemaeus, yang menempatkan Argyre di sebuah pulau bernama Iabadiou.[1]
Sumber utama sejarah Salakanagara adalah manuskrip Pustaka Rajya-Rajya i Bhumi Nusantara, yang disusun pada abad ke-17 oleh sebuah dewan yang dipimpin oleh Pangeran Wangsakerta dari Cirebon, serta beberapa catatan dari Tiongkok.[2][3] Karena keberadaan kerajaan tersebut tidak dapat diverifikasi dari prasasti, peninggalan arkeologis, karya sastra, atau catatan sejarah asing pada masa itu, sejarawan modern menganggap manuskrip tersebut tidak dapat diandalkan, dan akibatnya Salakanagara dianggap sebagai mitos.[4]
↑Wangsakerta, Pangeran (1991). Pustaka Rajya-Rajya I Bumi Nusantara (dalam bahasa Jawa). Jakarta. ISBN979459136X. Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
↑Wiryomartono, Bagoes (2016). Javanese Culture and the Meanings of Locality: Studies on the Arts, Urbanism (dalam bahasa Inggris). London: Lexington Books. ISBN9781498533089.