Bersama dengan Raja Posuma dari Kerajaan Siau, Raja Manado, Kinalang Damopolii, dibaptis menjadi Katolik di sebuah sungai besar di Kota Manado bersama 1.500 rakyatnya.[1]
Daftar penguasa
Raja yang pernah memerintah di Kerajaan Manado, diantaranya adalah Don Fernando pada tahun 1644, serta Loloda Mokoagouw (1644–1670) sebagai raja terakhir. Kerajaan Manado pernah memainkan peranan penting dalam perniagaan di kawasan Semenanjung Utara, Sulawesi. Pada abad ke-15 hingga abad ke-16, bangsa Portugis dan Spanyol menjadikan kerajaan Manado sebagai gudang penyimpanan barang yang mereka bawa maupun yang dibeli dari penduduk pribumi.[2]