Sekolah Menengah Atas Negeri 24 Bandung adalah salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri yang ada di Kota Bandung, ProvinsiJawa Barat, Indonesia. Masa pendidikansekolah di SMAN 24 Bandung ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari Kelas X sampai Kelas XII. Didirikan pada tahun 1965 yang bertahun-tahun lamanya dikenal sebagai SMAN 1 Ujungberung hingga tahun 1997, merupakan SMA Negeri paling tua di Kabupaten Bandung bersamaan dengan berdirinya SMAN 1 Cicalengka.
SMAN 24 Bandung merupakan sekolah favorit di wilayah Bandung Timur, bahkan termasuk 5 besar SMA Negeri bergengsi di wilayah Bandung Raya setelah SMAN 3, SMAN 8, SMAN 5, dan SMAN 2 berdasarkan nilai rata-rata UN, UTBK, dan banyaknya lulusan yang diterima ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia tiap tahunnya.
Hal tersebut berkaitan setelah SMA Negeri 24 Bandung pada tahun 1999 mengalami pemugaran besar-besaran dengan bantuan dana OECF dari Jepang, sehingga tampilan gedung sekolah menjadi seperti sekarang ini. Sejak pemugaran tersebut prestasi sekolah ini pun mengalami peningkatan, dari mulai bidang IT hingga bidang lingkungan hidup. Beberapa siswa SMA Negeri 24 Bandung pernah di kirim ke Taiwan untuk mengikuti kejuaraan IT tingkat Internasional pada tahun 2004.
Pada tahun 1965, mulai didirikannya SMA Filial SMA Negeri I Dago di mana proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) masih menumpang di SMA Negeri I Dago (sekarang SMA Negeri 1 Bandung) di Jalan Dago (sekarang Jalan Ir. H. Djuanda).[2]
Pembangunan gedung sekolah baru dimulai tahun 1966, berlokasi di Jalan Raya Ujungberung No.388, Kecamatan Ujungberung, Kabupaten Bandung. Tanggal 14 Agustus1967, diresmikannya sekolah baru dengan nama SMA Negeri 388 Ujungberung sebagai sekolah mandiri terpisah dari SMAN I Dago. Berubahnya SMAN 388 Ujungberung menjadi hanya SMAN Ujungberung pada tahun 1980 karena adanya peraturan pembakuan nama sekolah.
Pada tahun 1987, dibukanya SMA Negeri 2 Ujungberung (sekarang SMA Negeri 1 Cileunyi) menyebabkan perubahan nama SMAN Ujungberung menjadi SMAN 1 Ujungberung. Pada tahun yang sama terjadi perluasan Kotamadya (Kodya) Bandung yang dahulu perbatasan antara Kodya dan Kabupaten Bandung berada di sungai dekat Terminal Cicaheum sebagai batas timur wilayah Kodya, dan pemekaran Kecamatan Ujungberung menjadi beberapa kecamatan baru, Cibiru yang masuk wilayah Kodya Bandung, sedangkan Cileunyi dan Cilengkrang tetap berada di Kabupaten Bandung.
Berdasarkan SK Mendikbud No. 035/0/1997 tanggal 7 Maret 1997 tentang Perubahan Nomenklatur SMA menjadi SMU, dan nama sekolah diwajibkan sesuai dengan nama kecamatan (untuk kabupaten) atau nama kotamadya yang ada di seluruh Indonesia, maka beberapa SMA Negeri di wilayah Kotamadya Bandung yang dahulu bekas wilayah Kabupaten Bandung berubah menjadi Kotamadya Bandung sesuai urutan tahun sekolah didirikan melanjutkan urutan setelah SMA Negeri 23 Kotamadya Bandung (berdiri tahun 1994), antara lain:
Tahun 1999 setelah adanya otonomi daerah, penyebutan kotamadya (disingkat kodya) diganti menjadi kota. Saat diberlakukannya Kurikulum 2004/KBK, bersamaan dengan perubahan nama Jalan Raya Ujungberung menjadi Jalan Abdul Haris Nasution yang disertai dengan pembaruan alamat lama bangunan disepanjang jalan, maka SMAN 24 Bandung yang puluhan tahun beralamat di Jl. Raya Ujungberung No. 388 berubah menjadi Jl. A.H. Nasution No. 27, dan adanya perubahan penyebutan nama sekolah kembali menjadi SMA dari SMU maka otomatis SMA Negeri 24 Kota Bandung berubah dari sebelumnya SMU Negeri 24 Kota Bandung.
Juara 2 Utama peringatan Bandung Lautan Api 23 Maret 2013
Juara 2 Putri dan Juara 3 Putra Tingkat Pelajar SMA/K, Kejuaran Nasional Bola Tangan Antar Perguruan Tinggi & Pelajar Se-Indonesia. Jakarta,November 2012
Juara 3 Putri dan Juara 3 Putra Tingkat Pelajar SMA/K, Kejuaraan Bola Tangan Antar Pelajar Tingkat SMA dan SMK Se-Indonesia. Jakarta, Juli 2013
Juara 1 Putri dan Juara 3 Putra Tingkat Pelajar SMA/K, Handball Bogor Championship Antar Pelajar. Bogor, November 2013