Pada tahun 1813 pelayanan kesehatan melalui misionaris dimulai berupa Poliklinik dan Ruang Perawatan sederhana yang diselenggarakan oleh Ds. Graafland. Pada bulan September tahun 1929 jemaat-jemaat di Klasis Amurang dan Kumelembuai mendirikan Protestansch Ziekenhuis Amurang dengan kapasitas 12 tempat tidur dan pimpinan rumah sakit pada waktu itu adalah Ds. Masoko.[3]
Dalam masa pendudukan Jepang Rumah Sakit ini diambil alih pengelolaanya oleh Pemerintah Jepang, kemudian setelah berakhirnya masa pendudukan Jepang pengelolaannya tetap berada ditangan Pemerintah RI dalam hal ini Pemerintah DaerahMinahasa sampai tahun 1970.
Pada tanggal 14 Februari 1970 Pemerintah daerah Minahasa menyerahkan kembali rumah sakit kepada Badan Pekerja Sinode Gereja Masehi Injili Minahasa dan mulai saat itu diberi nama Rumah Sakit Umum Kalooran GMIM Amurang.
Sejak tahun 1977 timbul gagasan baru untuk mengembangkan RS Kalooran menjadi Rumah Sakit yang lebih memenuhi syarat serta sesuai dengan strategi pelayanan kesehatan GMIM. Bertolak dari pemikiran ini, maka Dinas Kesehatan GMIM yang pada saat itu dipimpin oleh Ds. B. A. Supit, membuat Master Plan baru. Mengingat lokasi rumah sakit yang lama sudah tidak memungkinkan untuk dikembangkan, maka dicarilah lokasi yang baru yaitu di Kelurahan Buyungon Kecamatan Amurang.
Maka pada tahun 1982 dengan bantuan dana dari ICCO Netherland, WCRP Japan, Shoroku Sinto Yamatoyama Japan dan dr. Kyuya Tamura, maka dibangunlah secara bertahap rumah sakit yang baru dengan kapasitas 100 tempat tidur.
RSU GMIM Kalooran yang baru diresmikan pada tanggal 16 Desember 1984 oleh Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Provinsi Sulawesi UtaraG. H. Mantik.
Pada tahun 2012 RSU GMIM Kalooran Amurang sudah terakreditasi lulus tingkat dasar dengan masa berlaku 2 Mei 2012 s/d 2 Mei 2015, tahun 2016 terakreditasi versi 2012 lulus Tingkat Madya masa berlaku 1 Desember 2016 s/d 9 November 2019, tahun 2019 terakreditasi versi SNARS lulus Tingkat Utama 28 Oktober 2019 s/d 27 Oktober 2022.
Tujuan
Menyelenggaran kesehatan layanan individu bagi masyarakat dengan mengacu pada standar pelayanan yang telah ditetapkan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit[4]
Melakukan peningkatan dan pengembangan sarana serta prasarana rumah sakit untuk memperkuat kapasitas pelayanan sebagai pusat rujukan kesehatan di wilayah Minahasa Selatan dan daerah sekitarnya
Membangun citra rumah sakit yang profesional dan berkualitas sehingga dapat menjadi pilihan pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang tertentu
Mengembangkan kemampuan institusi secara berkelanjutan agar mampu menjadi rumah sakit yang mandiri, unggul, dan memiliki prestasi di bidang pelayanan kesehatan
Layanan
Rumah Sakit Umum GMIM Kalooran Amurang memiliki banyak layanan spesialis, diantaranya:[3]