Ruddi, lulusan Akpol 1996 ini berpengalaman dalam bidang reserse. Jabatan terakhir jenderal bintang satu ini adalah sebagai Direktur Narkotika BNN RI.
Karier
Pak Ruddi, begitu beliau akrab disapa, punya perjalanan karier yang penuh dedikasi. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1996 dan telah mengabdi di kepolisian selama hampir tiga dekade. Dari awal bertugas di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya hingga memimpin beberapa Polres penting seperti Badung dan Denpasar, beliau selalu mengedepankan pendekatan yang tegas tetapi tetap humanis. Kepeduliannya terhadap masyarakat tecermin dalam berbagai tugas, terutama di bidang reserse dan pemberantasan narkoba.
Sebagai bagian dari komitmennya untuk terus belajar dan berkembang, pada tahun 2025 Pak Ruddi mengikuti pendidikan lanjutan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) selama tiga bulan, mulai Mei hingga Agustus. Pendidikan ini bertujuan untuk memperluas wawasan beliau dalam hal strategi pertahanan dalam dan luar negeri, serta memperkuat sinergitas antar institusi, yang menjadi fondasi penting dalam tugas-tugas kenegaraan di bidang keamanan nasional.
Tidak hanya dikenal di kalangan kepolisian, Pak Ruddi juga sempat mencuri perhatian publik lewat keikutsertaannya dalam film “Tanpa Ampun”—sebuah film aksi bertema pemberantasan kejahatan yang mengangkat sisi perjuangan aparat hukum dari dekat. Meski tampil di layar lebar, beliau tetap konsisten menyampaikan bahwa panggilan utamanya adalah mengabdi untuk negara dan melindungi masyarakat.
Di balik jabatan dan tanggung jawab besar yang diemban, Pak Ruddi tetap dikenal sebagai pribadi yang hangat, mudah didekati, dan rendah hati. Ia kerap menyapa anggota dan masyarakat dengan senyum, serta tak segan turun langsung ke lapangan. Baginya, keberhasilan bukan sekadar soal jabatan, tapi seberapa besar dampak positif yang bisa diberikan kepada sesama.