Karir Balap
Tahun-tahun Awal (2007-2011)
Mulhauser mulai balap pocket bike pada tahun 2007. Ia kemudian berkompetisi di IDM 125cc[14] di Jerman selama tiga tahun.[13]
Kejuaraan Dunia Moto2 (2013-2016)
Pada bulan September 2013, Mulhauser mengikuti uji coba di Le Castellet di Prancis selatan bersama tim Technomag carXpert. Dia melakukan debutnya di Grand Prix Sepeda Motor pada akhir bulan itu di Grand Prix Aragón, menggantikan Randy Krummenacher, yang cedera dalam sebuah kecelakaan. Pada tahun 2014, ia berkompetisi di kelas Moto2 untuk Technomag carXpert bersama Dominique Aegerter.[15]
Pada tahun 2015, Mulhauser berkompetisi penuh waktu di Kejuaraan Dunia Moto2 untuk Technomag Racing Interwetten. Ia mencetak poin Kejuaraan Dunia pertamanya di Grand Prix Indianapolis,[17] finis di urutan ke-15, dan berada di urutan ke-28 dalam klasemen keseluruhan.[18] Dia memperpanjang kontraknya untuk musim berikutnya[13] dan berkompetisi di Kejuaraan Dunia Moto2 untuk CarXpert Interwetten. Ia finis di posisi ke-30 secara keseluruhan dengan 4 poin, dengan hasil terbaiknya adalah posisi ke-13[19] di Grand Prix Jerman.[20][21][22]
Pada Grand Prix Amerika 2016 di Austin, Mulhauser terlibat dalam tabrakan dengan Luca Marini saat berada di posisi antara ke-27 dan ke-18, yang mengakibatkan ia mundur dari balapan.[17][23]
Mulhauser telah mencetak poin tiga kali dalam 52 start Grand Prix, termasuk dua kali di musim ini (peringkat ke-15 di Spanyol dan ke-13 di Jerman).[24]
Kejuaraan Dunia Ketahanan FIM—Moto Ain (2017-2021)
Pada tahun 2017, Mulhauser bergabung dengan tim Prancis MotoAin untuk berkompetisi di kategori Superstock Kejuaraan Dunia Ketahanan FIM. Dia finis kedua di kelasnya di 24Heures Motos bersama Alexis Masbou dan Hugo Clère.[29] Kemudian di musim itu, ia juga berkompetisi di Bol d'Or dengan Team Bolliger Switzerland.[30]
Mulhauser berkompetisi dengan tim MotoAin CRT di kategori Superstock Kejuaraan Dunia Ketahanan FIM. Di ajang 8vHours of Oschersleben, dia dan rekan satu timnya Roberto Rolfo dan Stefan Hill finis keempat secara keseluruhan dan pertama di kelas Superstock. Moto Ain memenangkan Piala Dunia Ketahanan FIM melalui tiebreaker melawan GERT56 oleh GSYuasa berdasarkan hasil balapan individu terbaik.[31][32]
Selama musim FIM Endurance World Cup Superstock 2019–2020, Mulhauser berkompetisi dengan MotoAin bersama Roberto Rolfo dan Hugo Clère. Tim tersebut mengamankan gelar Piala Dunia Superstock di ajang 12 Hours of Estoril di Portugal,[33] balapan terakhir musim ini. MotoAin memasuki ajang ini dengan keunggulan 26 poin atas GERT56 by GSYuasa.[34]
Moto Ain pindah dari kategori Superstock ke kelas teratas Kejuaraan Dunia Ketahanan FIM. Tim tersebut termasuk Randy de Puniet sebagai salah satu rekan satu tim Mulhauser. Pada ajang 12 Hours of Estoril 2021, Mulhauser dan timnya finis di posisi kelima secara keseluruhan.[35][36]
Pada ajang Bol d'Or 2021, tim tersebut meraih posisi kedua dalam kategori Kejuaraan Dunia Ketahanan.[37][38] Mulhauser meninggalkan Moto Ain setelah musim 2021.[39][40]
Pembalap cadangan resmi—Yamalube YART Yamaha (2022-2025)
Pada Februari 2022, Mulhauser bergabung dengan YART sebagai pembalap keempat di Kejuaraan Dunia Ketahanan FIM bersama Niccolò Canepa, Karel Hanika, dan Marvin Fritz.[4][12] Selama uji coba pramusim untuk Kejuaraan Dunia Ketahanan 2022 di Le Mans 24 Jam, Tim YART Yamaha mencatatkan waktu tercepat di keempat sesi dan menyelesaikan 264 lap selama dua hari di Sirkuit Bugatti sepanjang 4,185 kilometer.[41][42]
Pada Kejuaraan Dunia Ketahanan FIM 2023, tim Yamalube YART Yamaha memenangkan gelar setelah finis keempat di Bol d'Or, mengamankan gelar juara pertama mereka sejak 2009. Di awal musim, tim tersebut finis kedua di ajang 24 Heures Motos di Le Mans dan memenangkan ajang 24 Hours of Spa-Francorchamps. YART memasuki Bol d'Or dengan selisih 13 poin di belakang pemimpin klasemen kejuaraan, F.C.C. TSR Honda France. Honda kemudian mengundurkan diri dari balapan karena masalah mekanis, dan finis di posisi keempat oleh YART mengamankan gelar juara.[43]
Pada Kejuaraan Dunia Ketahanan FIM 2025, tim Yamalube YART Yamaha memenangkan gelar setelah finis kedua di Bol d'Or, mengamankan kejuaraan dengan selisih satu poin. Tim tersebut menyelesaikan 725 putaran dalam balapan, memberikan mereka selisih tipis atas pesaing terdekatnya. Menjelang putaran final di Prancis, YART unggul tipis atas BMW Motorrad World Endurance Team. Gelar tahun 2025 merupakan kemenangan ketiga tim di Kejuaraan Dunia Ketahanan FIM, setelah tahun 2009 dan 2023.[44]
Mulhauser juga ikut serta dalam Suzuka 8 Jam 2025 bersama Team BabyFace Titanium Power, bersama dengan pembalap Jepang Kazuma Tsuda dan Keisuke Maeda.[8][45]
Musim 2026—3ART Best of Bike (Superstock)
Pada tahun 2026, Mulhauser berkompetisi di kategori Superstock pada ajang 24 Hours of Le Mans untuk tim 3ART Best of Bike Hamaguchi dengan motor Yamaha #36, bersama Loïc Arbel, Jan Mohr, dan Luca De Vleeschauwer.[7]