Parrado (kiri) dan Canessa bersama Huaso Chili Sergio Catalan (orang yang menemukan mereka), 1972
Roberto Jorge Canessa Urta (lahir 17 Januari 1953) adalah seorang kardiologanak asal Uruguay, pembicara motivasi, dan mantan pemain rugby. Ia adalah salah satu dari enam belas penyintas kecelakaan Penerbangan 571 Angkatan Udara Uruguay di pegunungan Andes pada 13 Oktober 1972.[1] Ia diperankan oleh Josh Hamilton dalam film bioskop tahun 1993 Alive dan oleh aktor Argentina Matías Recalt dalam film bioskop Spanyol tahun 2023 Society of the Snow.[2]
Pada saat kecelakaan Penerbangan 571 Angkatan Udara Uruguay, Canessa masih berusia 19 tahun dan berstatus sebagai mahasiswa kedokteran.[8] Ia mengusulkan kepada rekan-rekan penyintas bahwa untuk tetap hidup mereka harus memakan daging dari korban yang telah meninggal dalam kecelakaan tersebut. Usulan ini akhirnya dilakukan setelah berhari-hari “dilanda pergulatan batin” karena harus mengambil langkah tersebut.[9] Bersama dengan Fernando Parrado, ia menempuh perjalanan melintasi pegunungan Andes selama sepuluh hari untuk mencari bantuan bagi para penyintas.[10]
Karier
Setelah kembali ke Uruguay dari Andes, Canessa menyelesaikan pendidikan kedokteran di Universitas Republik dan kemudian mengambil spesialisasi dalam bidang kardiologi serta kardiologi anak. Ia menjabat sebagai wakil presiden Fundación Corazoncitos, sebuah yayasan yang memberikan perawatan bagi anak-anak dengan penyakit jantung bawaan.[11] Sepanjang kariernya, Canessa bekerja sebagai kardiolog anak dan peneliti di Rumah Sakit Italia Montevideo serta Rumah Sakit Pereira Rossell.[12] Ia juga mengajar program pascasarjana di Universitas Republik.[13]
Pada tahun 2019, ia dianugerahi gelar fellow kehormatan dari American College of Cardiology.[14] Pada tahun 2020, selama pandemi COVID-19, ia memimpin sekelompok relawan profesional untuk membuat alat pernapasan bagi unit perawatan intensif (ICU).[15]
Karier politik
Dalam pemilihan umum 1994, Canessa mencalonkan diri sebagai Presiden Uruguay mewakili Partai Biru.[16] Ia memperoleh 1.645 suara (0,08% dari total suara), jauh tertinggal dari mantan Presiden Julio María Sanguinetti, yang partainya kembali berkuasa dengan 30,83% suara. Pada tahun 2012, ia bersama Sergio Abreu mendirikan faksi Martabat Nasional dalam Partai Nasional.[17] Pada tahun 2019, calon presiden Cabildo AbiertoGuido Manini Ríos menawarkan posisi wakil presiden kepadanya, namun Canessa menolak tawaran tersebut.[18]
Kehidupan pribadi
Canessa mulai berpacaran dengan Laura Surraco sejak masa remaja dan awal masa mudanya, sehingga mereka sudah menjadi pasangan pada saat kecelakaan terjadi.[19] Mereka menikah pada tahun 1976 dan dikaruniai tiga anak: Hilario, Roberto Martín, dan Laura Inés.[20]
Pada 11 April 2024, setelah sebuah konferensi yang diselenggarakan sehari sebelumnya di Torreón, Meksiko, dua video menjadi viral di Twitter yang menuduh Canessa melakukan perabaan tidak pantas terhadap peserta acara.[21][22] Insiden tersebut mendapat kecaman dari warganet dan kelompok feminis, beberapa di antaranya mendesak Canessa untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.[23] Pada 12 April, El País melaporkan bahwa mereka telah berusaha menghubungi Canessa untuk membicarakan peristiwa tersebut. Ia menolak memberikan komentar, dengan menyatakan bahwa pernyataan di media sosial dibuat dengan “itikad buruk”.[24]
↑Rugby, Sudamérica. "Los orígenes de Sudamérica XV". Sudamérica Rugby (dalam bahasa Spanyol). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Juni 2023. Diakses tanggal 10 Januari 2024.