Iesu confido in tecode: la is deprecated (Yesus, aku percaya pada-Mu)
Richard Frank Stika (4 Juli 1957–17 Februari 2026) adalah seorang prelat Katolik Amerika Serikat yang menjabat sebagai Uskup Knoxville dari 2009 sampai 2023, kala ia mengundurkan diri atas permintaan Paus Fransiskus. Stika dituduh menutup-nutupi pemerkosaan seorang karyawan diosesan oleh seorang mantan diosesan, serta dakwaan penyalahgunaan dan kesalahpenanganan lainnya.[1][2]
Biografi
Kehidupan awal
Richard Stika lahir pada 4 Juli 1957, di St. Louis, Missouri, dari pasangan Frank dan Helen (née Musielak) Stika; ayahnya berdarah Ceko dan ibunya berdarah Polandia.[3] Sebagai anak ketiga dari empat bersaudara, Richard Stika memiliki dua saudara, Lawrence dan Robert, dan Joseph kemudian diadopsi. Ia dibaptis di Gereja Santo Fransiskus de Sales pada 21 Juli 1957, dan masuk Epiphany of Our Lord School di South St. Louis.[4]
Stika masuk St. Augustine Minor Seminary High School[a] di Holland, Michigan, selama setahun. Pada wawancara tahun 2023, Stika berkata bahwa ia dilecehkan secara seksual oleh seorang imam Agustinian saat di sekolah tersebut.[6] Ia dipindahkan ke Bishop DuBourg High School di St. Louis, lulus pada 1975. Stika kemudian belajar di St. Louis University, menerima gelar Bachelor of Science dalam bidang bisnis pada 1979. Stika kemudian masuk Kenrick-Glennon Seminary di Shrewsbury, Missouri, tempat ia menerima gelar Bachelor of Arts dalam bidang filsafat pada 1981 dan gelar Master of Divinity pada 1985. Kardinal John Carberry menahbiskan Stika menjadi deakon pada 1 Mei 1985.[4]
Imamat
Stika ditahbiskan menjadi imam di Katedral Santo Louis, St. Louis oleh Uskup Agung John L. May pada 14 Desember 1985, untuk Keuskupan Agung St. Louis.[4][7] Setelah penahbisan, Stika menjabat sebagai wakil pastor Paroki Maria Ratu Perdamaian di Webster Groves, Missouri, sampai 1991. Pada 1991, ia diangkat menjadi direktur spiritual kapitel Catholic Youth Organization di keuskupan agung dan wakil direktur Jawatan Vokasi. Pada 1991, Stika diangkat menjadi wakil pastor Paroki Santo Paulus di Fenton, Missouri. Pada tahun berikutnya, ia ditugaskan ke Katedral Paroki Santo Louis sebagai wakil pastor, memegang jabatan tersebut sampai 1994.[4]
Diangkat menjadi vikaris untuk imam pada 2002, Stika menjabat sebagai pastor Paroki Annunziata di Ladue, Missouri, dan vikaris episkopal untuk Perlindungan Anak dan Pemuda dari 2004 sampai 2009.[4]
Pada 13 Mei 2023, The Pillar melaporkan bahwa pihak Vatikan berencana untuk meminta Stika mengundurkan diri dari jabatan uskup Knoxville. Ini menyusul penyelidikan kesalahpenanganan administratif dan penutup-nutupan dakwaan pelecehan seksual melawan seorang mantan seminarian.[13]
Paus Fransiskus menerima pengunduran diri Stika dari jabatan uskup Knoxville pada 27 Juni 2023.[14] Disamping kritikan terhadap kepemimpinannya dan gugatan hukum seksual terkini, Stika menaytakan bahwa pengunduran dirinya murni terkait kesehatan.[15] Ia juga menyatakan bahwa ia terkena diabetes selama berdasawarsa-dasawarsa dan mengalami serangan jantung, pembedahan jantung dan diabetik koma yang menyebabkan salah satu matanya kehilangan penglihatan.[15]
Pada 17 Februari 2026, Stika meninggal dalam usia 68 tahun di St. Louis.[16] Kematiannya mula-mula diumumkan oleh The Pillar,[17] dan kemudian dikonfirmasi oleh Keuskupan Knoxville tak lama setelahnya di FaceBook.[18]
Catatan
↑Sekolah tersebut beroperasi dari 1949 sampai 1977.[5]