Reviews of Modern Physics (sering disingkat RMP) adalah sebuah jurnal ilmiah tinjauan sejawat triwulanan yang diterbitkan oleh American Physical Society. Didirikan pada tahun 1929,[1] jurnal ini menerbitkan artikel ulasan, yang biasanya ditulis oleh para peneliti mapan, mengenai seluruh aspek fisika dan bidang-bidang terkait lainnya. Jurnal ini merupakan salah satu jurnal paling bergengsi di bidangnya saat ini.[2] Pembaca yang dituju bukan hanya fisikawan profesional, tetapi juga mahasiswa universitas, instruktur universitas dan sekolah menengah atas, serta anggota masyarakat umum yang melek sains.[2] RMP sesekali menerbitkan artikel mengenai topik-topik yang juga menarik bagi khalayak di luar fisika, seperti keamanan reaktor nuklir air ringan, kelayakan Inisiatif Pertahanan Strategis (Star Wars), dan sifat molekul asam deoksiribonukleat (DNA).[3]
Selama bertahun-tahun, editor jurnal ini termasuk John Torrence Tate (1929–41, 1947), yang bekerja pada perang anti-kapal selam selama Perang Dunia Kedua; Samuel Goudsmit (1951–57), penemu pendamping spin kuantum; dan Edward Condon (1951–68), anggota Proyek Manhattan.[3] Sujit Datta, seorang ilmuwan multidisiplin, adalah pemimpin redaksi saat ini.[4]
Pada tahun-tahun awal jurnal ini, Amerika Serikat mulai menggantikan Jerman sebagai negara terdepan dalam bidang fisika, dan bahasa Inggris menjadi lebih umum digunakan dalam komunikasi ilmiah.[2] Meskipun artikel ulasan bukanlah hal baru, ulasan-ulasan tersebut hanya diterbitkan secara sporadis. RMP adalah yang pertama dari jenisnya yang memenuhi kebutuhan yang belum terpenuhi di kalangan fisikawan.[2] Pada masa itu, fokusnya adalah meninjau literatur penelitian pada cabang-cabang fisika yang sudah mapan. Bidang-bidang yang mengandung kontroversi atau pertanyaan yang belum terjawab umumnya dikecualikan.[3] Namun, pada tahun 1950-an dan 1960-an, jurnal ini menghadapi penurunan jumlah pembaca dan dewan editor memutuskan untuk memperluas ruang lingkup jurnal dengan menyertakan topik-topik di garis depan penelitian.[3] Mantan editor Edward Condon berpendapat bahwa menulis artikel ulasan harus menjadi bagian dari pelatihan mahasiswa pascasarjana fisika dan salah satu tanggung jawab fisikawan.[3]
Di antara makalah yang paling banyak disitasi dalam Reviews of Modern Physics adalah tiga makalah karya Hans Bethe mengenai fisika nuklir (1936–7),[2] satu karya Enrico Fermi tentang elektrodinamika kuantum (1932), satu karya Subrahmanyan Chandrasekhar tentang proses stokastik dalam astronomi dan fisika (1943);[3] satu karya Howard Percy Robertson tentang kosmologi relativistik (1931),[2] dua karya Clemens Roothaan tentang orbital molekul (1951) dan sistem elektronik (1960),[3] serta satu karya dari Kurt Alder, Aage Bohr, Torben Huus, Ben Mottelson, dan Aage Winther tentang struktur nuklir (1956).[3] Beberapa makalah terbaik dalam jurnal ini ditulis oleh para peraih Nobel.[3] Sejak tahun 1960-an, penulisan bersama (beberapa penulis) menjadi lebih sering terjadi.[3] Penulis makalah yang paling banyak disitasi berafiliasi dengan Bell Laboratories; Universitas Chicago; Laboratorium Nasional Argonne, Biro Standar Nasional (sekarang National Institute of Standards and Technology); serta Universitas California di Berkeley, Irvine, dan San Diego.[3] Pada abad ke-21, jurnal ini telah menerbitkan makalah tentang dasar-dasar kuantum,[5] serta pengembangan Model Standar fisika partikel.[6][7]