Rawhi Fattuh (bahasa Arab:روحي فتوحcode: ar is deprecated , Rawḥī Fatūḥ, yang ditransliterasikan menjadi Rauhi Fattouh) (kelahiran 1949) adalah mantan JurubicaraDewan Legislatif Palestina dan menjadi Presiden Otoritas Palestina sementara, setelah kematian Yasser Arafat pada 11 November 2004 sampai 15 Januari 2005. Dibawah hukum Palestina, ia memegang jabatan tersebut selama enam puluh hari sampai sebuah pemilihan diadakan. Pemilihan tersebut diadakan dan dimenangkan oleh Mahmoud Abbas, yang dilantik pada 15 Januari 2005.[1]
Biografi
Sebagai anggota gerakan Fatah yang dipimpin oleh Arafat, Fattuh menjadi Jurubicara Dewan Legislatif Palestina (i.e. parlemen) pada 10 Maret 2004. Ia terpilih pada 1996 sebagai perwakilan kota Rafah (di Jalur Gaza), di mana ia lahir dan tinggal dalam kebanyakan masa hidupnya. Ia menjabat sebagai sekretaris untuk Dewan tersebut pada November 2003, ketika ia menjadi Menteri Agribudaya dalam pemerintahan Ahmed Qureia.
Pada Maret 2004, Fatah menominasikannya sebagai kandidatnya untuk jabatan jurubicara Dewan Legislatif Palestina, dengan 34 delegasi Fatah yang setuju dan 10 yang menentang. Fattuh umumnya dianggap sebagai seorang moderat. Ia mendukung Ahmed Qureia, pendahulunya sebagai Jurubicara Dewan Legislatif Palestina dan mantan Perdana Menteri Otoritas Palestina, sebagai pengganti permanen Arafat. Qureia dianggap memainkan peran penting dalam negosiasi Perjanjian Oslo.
Fattuh tidak maju ke pemilihan legislatif 2006 dan menjadi anggota Dewan Legislatif Palestina dalam jangka waktu yang tak lama.[1]
12Entri biografinya ditampilkan dalam situs web PASSIA (Perhimpunan Akademik Palestina untuk Pembelajaran Urusan Internasional), disebut sebagai FATTOUH, RAWHI Ahmed Mohammed (1949-) under "Personalities" at http://www.passia.org/index.htmDiarsipkan 1998-12-03 di Wayback Machine. Link checked 11 Apr 2011. PASSIA's entry is referenced by other online biographical sources.