Qu Yuan memiliki karier politik yang bagus sampai seluruh menteri Kaisar Huai menuduhnya, membuatnya dikucilkan dari arenapolitikNegaraChu.[1] Dengan absennya Qu Yuan, negaraChu akhirnya dikalahkan Negara Qin.[1] Mendengar kabar kekalahannya, Qu Yuan melompat ke Sungai Miluo di provinsiHunan.[1]Festival Perahu Naga adalah festival untuk mengenang kematiannya.[1] Sedangkan tradisi memakan Bakcang (Hanzi: 肉粽, hanyu pinyin: rouzong) adalah tradisi yang bermula dari rakyat yang bersimpati atas kematian Qu Yuan.[1] Mereka melempar nasi ke dalam sungai untuk mencegah makhluk di dalam air memakan jenazah Qu Yuan.[1]