Putri Benedikte dari Denmark, Putri Sayn-Wittgenstein-BerleburgRE, SKmd, D.Ht. (Benedikte Astrid Ingeborg Ingrid, lahir 29 April 1944) adalah seorang anggota keluarga kerajaan Denmark. Dia adalah putri kedua dari Raja Frederik IX dan Ratu Ingrid dari Denmark. Dia adalah adik perempuan dari Ratu Denmark yang memerintah, Margrethe II, dan kakak perempuan dari Ratu Anne-Marie dari Yunani.
Putri Benedikte sering mewakili kakaknya pada acara-acara formal ataupun semi-formal. Dia dan mendiang suaminya, Richard, Pangeran Sayn-Wittgenstein-Berleburg ke-6, mempunyai 3 anak. Putri Benedikte saat ini berada di urutan ke-10 garis suksesi Denmark.[2]
Putri Benedikte dan saudarinya menghabiskan masa kecilnya di Apartemen Istana Frederik VIII di Amalienborg di Copenhagen dan Istana Fredensborg di Selandia Utara. Ia menghabiskan liburan musim panas bersama keluarga kerajaan kediaman musim panas orang tuanya di Istana Gråsten di Jutland Selatan. Pada 20 April 1947, Raja Christian X mangkat dan ayahnya naik takhta sebagai Raja Frederik IX.
Saat kenaikan takhta ayahnya, hanya laki-laki saja yang bisa naik takhta kerajaan Denmark. Dikarenakan orang tuanya tidak memiliki anak laki-laki lagi, ada kemungkinan bahwa pamannya Pangeran Knud yang akan naik takhta selanjutnya. Popularitas Frederik IX dan putri-putrinya dan lebih menonjolnya wanita yang berkuasa menjadikan untuk mengubah Act of Succession tahun 1953 yang membolehkan perempuan bisa naik takhta berdasarkan aturan primogenitur laki laki bila ia tidak mempunyai saudara laki-laki. Kakak perempuan Benedikte, Margrethe lalu menjadi penerus takhta, dan Putri Benedikte serta Putri Anne-Marie menjadi urut nomor dua dan tiga di garis suksesi.
Raja telah memutuskan bahwa anak-anak dari Putri Benedikte harus dibesarkan di Denmark untuk mendapat hak suksesinya. Dikarenakan kondisinya tidak mendukung, Ketiga anak dari Putri Benedikte tidak berada dalam garis suksesi takhta. Anak-anaknya bergelar Yang Mulia (Highness/es) oleh parlemen Denmark.
Putri Benedikte sangat terlibat banyak dalam organisasi Pramuka/Kepanduan baik di Denmark maupun internasional. Saat ia dalam masa kanak-kanak, sebuah spesial unit pramuka terbentuk sehingga ia bergabung dalam kepanduan. Kink keterlibatannya jauh berada di tingkatan organisasional sebagai ketua Pigespejdernes Fællesråd Danmark (Joint Committee of Girl Guides in Denmark). Ia adalah pelindung dari De grønne pigespejdere (The Green Girl Guides, Denmark) dan Det Danske Spejderkorps (The Danish Guide and Scout Association). Sebagai tambahan, ia juga seorang pelindung dari Olave Baden Powell Society (OB-PS), sebuah organisasi pendukung untuk Asosiasi Kepanduan Putri Sedunia. Ia juga seorang anggota kehormatan dari Persekutuan St George di Denmark. Pada 2007 ia dianugerahi penghargaan sebagai kehormatan oleh asosiasi pramuka untuk dewasa.[7]
Ia juga terlibat dalam olahraga berkuda, dan telah menjadi pelindung kehormatan dari the World Breeding Federation for Sport Horses.[8] Pada 2006, ia melenggang dalam bursa pemilihan presiden Federasi Olahraga Berkuda Internasional, tetapi ia kalah, hanya meraih 16 suara dan menempati posisi terakhir dari ketiga kandidat.[9]
↑Courtney, Nicholas (1986). Princess Anne: A Biography. London: Weidenfeld and Nicolson. ISBN9780297789581. Diakses tanggal 22 April 2020. The school helped too, although Miss Gee admitted to having a Royal charge 'a bit of a shock, but we had had a princess at Benenden before - a Danish one [Benedikte] - and after she [Anne] had arrived, it was all perfectly normal.
↑Rosenbom, Niels (December 2007). "Prize of honour to HRH Princess Benedikte". World Gazette Mondiale-News from the International Scout and Guide Fellowship (an organisation for adults)-ISGF. Diarsipkan dari asli tanggal 9 May 2008. Diakses tanggal 2 February 2008.