Acara dimulai dengan memerkenalkan seluruh peserta yang mengenakan Busana Daerah Indonesia, yang diikuti dengan pengumuman peserta yang lolos ke babak 10 Besar, 5 Besar, 3 Besar dan hingga didapatlah Melanie Putria Dewita Sari dari Sumatera Barat sebagai pemenang.[3][4]
Juri
Ketua: Kusuma Dewi Sutanto, M.Pd
Anggota Juri, diantaranya:
Annie Savitri Baskoro – Direktur Taman Sari Royal Heritage Spa
Berbeda dengan pemilihan tahun-tahun sebelumnya, selama dikarantina para calon Puteri Indonesia 2002 diberi pembekalan politik untuk menambah wawasan, dan pengetahuan.
Melanie Putria Dewita Sari selaku Puteri Indonesia 2002 menyatakan tidak akan mengikuti kontes dunia, Miss Universe, karena ia merasa tugasnya sebagai Puteri Indonesia dirasa sudah cukup berat. Melanie sendiri merupakan peserta kontes bernyanyi Asia Bagus pada tahun-tahun sebelumnya.[7]
Beberapa peserta sebelumnya telah berpengalaman di dunia hiburan, seperti Puteri Aceh (Rissa Susmex) yang pernah tampil dalam film layar lebar, Puteri DKI Jakarta 1 (Ditasiani Oktovie) yang pernah tergabung dalam grup musik Bening, Puteri DKI Jakarta 2 (Vebryanna Dian) merupakan reporter dan pembawa acara.
Secara resmi, tidak ada wakil dari provinsi Kalimantan Selatan. Sehingga dilakukan proses handpick yang memilih Valiza Agviandri sebagai wakil provinsi tersebut.
Referensi
↑"Balada "Puteri Indonesia"". Dudung.net (Edisi 07). Buletin Gaul Islam. 12 Agustus 2002. Diakses tanggal 16 Maret 2019.