Ibu kota kabupaten in Jawa Tengah, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia{{SHORTDESC:Ibu kota kabupaten in Jawa Tengah, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia|noreplace}}
Kota ini secara topografi berbentuk lembah yang diapit oleh dua pegunungan kapur, yaitu Pegunungan Kendeng atau Pegunungan Kapur Selatan di bagian selatan dan Pegunungan Kapur Utara di bagian utara, yang dibatasi oleh Sungai Lusi di sisi Timur dan Utara kota, yang selanjutnya bergabung dengan Kali Serang mengalir ke Laut Jawa.
Dua pegunungan tersebut terdiri dari hutanjati, mahoni dan campuran yang memiliki fungsi sebagai resapan air hujan di samping juga sebagai lahan pertanian meskipun dengan daya dukung tanah yang rendah.
Lembah yang membujur dari barat ke timur merupakan lahan pertanian yang produktif, yang sebagian telah didukung jaringan irigasi.
Purwodadi yang terkenal dengan masakan swike dan kecap nya ini dikenal juga sebagai "kota yang tidak pernah tidur", dengan suguhan makanan atau kuliner yang siap memanjakan lidah siapa pun mulai senja sampai dengan dini hari.
Daerah Purwodadi memiliki Jalan lingkarSemarang-Purwodadi- Blora, yang berfungsi untuk memecah kepadatan lalu lintas, yang semula terkonsentrasi di dalam kota, menjadi terbagi dua, yaitu lalu lintas masuk Purwodadi dan lalu lintas melewati Purwodadi.