Pulau Larak (juga disebut Pulau Lark) adalah sebuah pulau di lepas pantai Iran yang sejak tahun 1987 menjadi salah satu titik utama ekspor minyak Iran. Bagian tersempit Selat Hormuz, dengan jarak 24 mil (39 km), terletak di antara pulau ini dan Pulau Quoin milik Oman.[4]
Sejarah
Selama pendudukan mereka pada abad ke-16, bangsa Portugal membangun benteng di pulau ini, serta di Pulau Qeshm dan Pulau Hormuz yang berdekatan.[5] Pulau tersebut juga memiliki pangkalan militer Iran yang menempatkan sejumlah rudal permukaan-ke-permukaan Silkworm HY-2 buatan Tiongkok sejak tahun 1987.[6]
Sebuah terminal terapung didirikan di Pulau Larak pada Juni 1986.[7] Pulau ini dibom oleh Irak pada November dan Desember 1986 sebagai bagian dari Perang Iran–Irak. Dalam Operasi Praying Mantis, fregat Iran Sahand ditenggelamkan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat sekitar 200 meter di barat daya Pulau Larak. Pada 14 Mei 1988, kapal terbesar pada masanya, supertanker LiberiaSeawise Giant, yang sedang mengangkut minyak mentah Iran, ditenggelamkan oleh rudal antikapal Irak di lepas pantai Pulau Larak.[8] Kapal tersebut kemudian berhasil diapungkan kembali, diperbaiki, dan digunakan kembali selama beberapa tahun berikutnya.
Demografi
Pulau Larak terletak di Distrik Pedesaan Larak, yang berada di Distrik Shahab. Terdapat dua pemukiman di pulau ini, yakni Larak Shahri dan Larak Kuhi.[9] Larak Shahri adalah yang terbesar dari kedua desa tersebut, dengan populasi 466 orang dan 98 keluarga.