Pujangga Baru adalah salah satu angkatan dalam kesusastraan Indonesia yang muncul sekitar tahun 1930-an, yang ditandai oleh semangat kebangsaan dan semangat mengejar kemajuan, dipengaruhi oleh aliran romantik dan individualisme.[1]
Pujangga gereja orang kudus, baik pria maupun wanita segala zaman, yang dihargai secara khusus karena ajaran yang dikemukakan dianggap benar, mendalam, dan sangat bijaksana. .[1]
kepujanggaan perihal yang bersifat, berciri pujangga; segala sesuatu mengenai pujangga, karang-mengarang susastra.[1]
Rujukan
1234(Inggris) Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga, 2005, PT Balai Pustaka, Jakarta
↑x(Inggris) Endarmoko, Eko. Tesaurus Bahasa Indonesia, 2006, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta