Ranum, perempuan cantik yang mudah terpikat dengan kalimat manis dan indah dari puisi. Hal inilah yang membuatnya jatuh cinta pada laki-laki bernama Hayat. Mulanya, kehidupan cinta Ranum berjalan lancar dan bahagia. Suatu ketika, muncul sosok pria lain bernama Rendy yang kemudian menggoda Ranum dengan menunjukkan kepiawaiannya dalam memasak dan bersilat lidah. Suatu hari, Rendy dibunuh ditusuk dengan pisau di dapur.
Kepalanya dipertontonkan di meja, di tengah pesta ulang tahun Nini. Kematian Rendy tentu membuat Ranum menjadi trauma. Ranum pun diam-diam mendapat pengawasan dari sosok misterius. Ranum akhirnya menyadari bahwa hal tersebut tidak wajar, apalagi teror semakin sering ia rasakan. Tidurnya bahkan tidak bisa nyenyak lagi. Saat di rumah pun, ia selalu merasa waspada dan curiga dengan kemungkinan-kemungkinan bahaya yang menimpanya. Teror masih berlanjut dan menjadi lebih parah ketika Ranum mendapatkan kekerasan fisik ia diserang oleh seseorang yang tidak diketahui. Sampai-sampai, teror ini dirasakan oleh Hayat.
Puisi Cinta yang Membunuh ditayangkan secara perdana dalam Indonesia Film Showcase di Jogja-NETPAC Asian Film Festival pada 1 Desember 2022.[2] Film ini tayang secara publik di bioskop Indonesia pada 5 Januari 2023.[3] Selain itu, film ini juga ditayangkan pada 27 Januari 2023 dalam Festival Film Internasional Rotterdam.[4]