Karakteristik
PB‑1 adalah polimer linear dengan berat molekul tinggi, bersifat isotaktik dan tergolong semi‑kristalin. PB‑1 menggabungkan karakteristik khas dari poliolefin konvensional dengan beberapa sifat dari polimer teknis.
Sebagai resin murni atau diperkuat, PB‑1 dapat menggantikan material seperti logam, karet, dan polimer rekayasa. Selain itu, PB‑1 juga digunakan secara sinergis sebagai komponen campuran (blend) untuk memodifikasi sifat poliolefin lain seperti polipropilena dan polietilena. Karena sifatnya yang spesifik, PB‑1 terutama digunakan dalam pipa bertekanan, kemasan fleksibel, pemanas air, komponen compounding, dan perekat leleh panas (hot melt adhesives).
Saat dipanaskan hingga sekitar 190 °C atau lebih, PB‑1 mudah dibentuk melalui cetak tekan (compression moulding), injeksi, tiupan untuk bagian berongga, ekstrusi, maupun pengelasan. Struktur kristal dan berat molekul yang tinggi membuat PB‑1 memiliki ketahanan terhadap tekanan hidrostatik yang baik, dengan tingkat creep yang sangat rendah bahkan pada suhu tinggi.[7] PB‑1 juga fleksibel, tahan benturan, dan memiliki kemampuan pemulihan elastis yang baik.[3][8]
Polybutylene isotaktik mengkristal dalam tiga bentuk berbeda. Kristalisasi dari larutan menghasilkan Form-III dengan titik leleh 106,5 °C. Pendinginan dari lelehan menghasilkan Form-II dengan titik leleh 124 °C dan densitas 0,89 g/cm³. Pada suhu kamar, Form-II secara spontan berubah menjadi Form-I dengan titik leleh 135 °C dan densitas 0,95 g/cm³.[1]
PB‑1 umumnya tahan terhadap bahan kimia seperti deterjen, minyak, lemak, asam, basa, alkohol, keton, hidrokarbon alifatik, dan larutan polar panas (termasuk air).[3] Namun, ketahanannya lebih rendah terhadap hidrokarbon aromatik, hidrokarbon terklorinasi, dan asam pengoksidasi dibandingkan polimer lain seperti polisulfon dan poliamida 6/6.[7]
Fitur tambahan PB‑1 meliputi resistensi abrasi basah yang tinggi, aliran meleleh yang mudah (shear thinning), dan kemampuan mendispersikan bahan pengisi (fillers) dengan baik. PB‑1 juga kompatibel dengan polipropilena, karet etilena‑propilena, dan beberapa elastomer termoplastik.