Pipa Baltik mengangkut gas alam dari Laut Utara ke Polandia melalui Denmark dengan kapasitas hingga 10 miliar meter kubik (350 miliar kaki kubik) per tahun.[1][2] Proyek ini dikembangkan oleh operator sistem transmisi gas dan listrik Denmark, Energinet, dan operator sistem transmisi gas Polandia, Gaz-System.[3][4] Proyek ini diakui sebagai Proyek Kepentingan Bersama Uni Eropa.[5][3]
Pipa Baltik resmi beroperasi pada tanggal 27 September 2022,[6] satu hari setelah serangkaian ledakan yang belum dapat dijelaskan pada tanggal 26 September 2022 yang menyebabkan kedua pipa Nord Stream 1 dan salah satu dari dua pipa Nord Stream 2 dari Rusia ke Jerman tidak dapat beroperasi.[7]