Pertempuran Brody (atau Pertempuran Dubna / Pertempuran Dubno / Pertempuran Rovne / Pertempuran Rovne-Brody) adalah sebuah pertempuran tank antara Korps Angkatan Darat III dan Korps Tentara XLVIII (Motor) dari Grup Panzer I Jerman melawan lima korps mekanis dari Tentara ke-5 dan Tentara ke-6 Soviet.
Pertempuran ini terjadi pada masa-masa awal Operasi Barbarossa saat pasukan Jerman maju dengan cepat (dan relatif mudah) di sepanjang Front Timur. Pertempuran ini terjadi di area berbentuk segitiga yang dibatasi oleh kota-kota Dubno, Lutsk, dan Brody. Kota tersebut menjadi saksi bisu sebuah konfrontasi antara 800 tank Jerman melawan 3.500 rekan Rusia.
Pertempuran berlangsung selama empat hari yang melelahkan, berakhir pada tanggal 30 Juni 1941 dengan kemenangan Jerman yang gemilang dikuti dengan sebuah retret Rusia berskala besar. Pada Pertempuran Brody, orang Jerman mendapatkan rasa pertama berhadapan dengan tank T-34 Rusia yang di mana tidak tahan terhadap senjata Jerman. Namun karena serangkaian serangan udara Luftwaffe (yang menghancurkan sekitar 201 tank Soviet saja) dan manuver taktis yang buruk, tentara Jerman menang. Terlebih lagi, diperkirakan bahwa 50% kerugian operational Soviet untuk kendaraan lapis baja (~ 2.600 tank) disebabkan oleh kekurangan logistik, kekurangan pasokan, dan masalah teknis. Total tank Rusia yang rusak berjumlah 800, dibandingkan dengan 200 tank Jerman yang rusak.
Popel, Nikolai (2001). В тяжкую пору (dalam bahasa Russian). Moskva: Izd-vo AST. ISBN5-17-005626-5.Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Sołonin, Mark (2007). 22 czerwca 1941 czyli Jak zaczęła się Wielka Wojna ojczyźniana (dalam bahasa Polish). Poznań, Poland: Dom Wydawniczy Rebis. ISBN978-83-7510-130-0.Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)