Pertempuran Bensington adalah sebuah pertempuran besar yang terjadi antara Mercia di bawah pimpinan Raja Offa, dan Saxon Barat yang dipimpin oleh Cynewulf dari Wessex. Pertempuran ini berakhir dengan kemenangan di pihak Mercia.
Pertempuran dan dampaknya
Hampir tidak ada informasi yang diketahui mengenai jalannya pertempuran itu sendiri; satu-satunya bukti sejarah yang tersisa adalah sebuah catatan tahunan singkat dalam Kronik Anglo-Sakson untuk tahun 779 (tertulis tahun 777 dalam manuskrip asli karena penanggalannya pada bagian ini mengalami pergeseran dua tahun) yang berbunyi:
"Her Cynewulf & Offa gefuhton ymb Benesingtun & Offa nam þone tuun"
("Pada tahun ini Cynewulf dan Offa bertempur di dekat Bensington dan Offa merebut kota tersebut").[2]
Patrick Sims-Williams memandang bahwa gaung pertempuran ini tercermin dalam sebuah sengketa wilayah antara Uskup Agung Canterbury dan abdis dari Biara Cookham (bernama Cynethryth, yang kemungkinan besar adalah janda Offa): Offa telah merebut biara beserta tanah-tanahnya—tampaknya berkat kemenangan dalam Pertempuran Bensington—termasuk tanah yang diklaim bukan oleh raja-raja Saxon Barat, melainkan oleh Christ Church, Canterbury. Sengketa tersebut akhirnya diselesaikan pada tahun 798 dengan pengembalian biara kepada Christ Church.
Dokumen-dokumen yang berkaitan dengan sengketa ini mengindikasikan bahwa Pertempuran Bensington menghasilkan perluasan wilayah yang signifikan bagi Mercia di sepanjang perbatasan selatannya. Sims-Williams berpendapat bahwa sengketa yang tercatat di kemudian hari mengenai Eynsham dan Luton juga timbul akibat keuntungan teritorial yang diraih Mercia pada tahun 779.[3]:32–33