Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (Januari 2025)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Inggris.
Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
Investor, atau disebut juga penanam modal atau pelabur, dalam dunia keuangan adalah orang perorangan atau lembaga baik domestik atau nondomestik yang melakukan suatu tanam modal (bentuk penanaman modal sesuai dengan jenis yang dipilihnya) baik dalam jangka pendek atau jangka panjang dengan tujuan mendapatkan keuntungan.[1]
Terkadang istilah "investor" ini juga digunakan untuk menyebutkan seseorang yang melakukan pembelian properti, mata uang, komoditas, derivatif, sahamperusahaan, ataupun aset lainnya dengan suatu tujuan untuk memperoleh keuntungan dan bukan merupakan profesinya serta hanya untuk suatu jangka pendek saja. Secara sederhana investor adalah orang yang melakukan investasi.[2] Investasi adalah pembelian barang yang tidak dapat dikonsumsi sekarang akan tetapi dapat digunakan di masa depan untuk menghasilkan kekayaan.[3]
Seorang investor mengetahui tentang perusahaan-perusahaan tertentu, tetapi juga tentang sektor industri secara keseluruhan. Investor tugasnya membaca, melakukan riset, memperluas wawasan, memperkaya informasi.[4]
Jenis investor
Beberapa jenis investor misalnya:
Investor perorangan (termasuk dana investasi realestat yang atas nama perorangan dan suatu perusahaan yang dibentuk guna mengelola dana investasi). Salah satu contoh Investor Pribadi adalah Lo Kheng Hong.[5]
Investor penyandang dana, yang dalam bahasa asing disebut angel investor atau di Eropa disebut "business angel", yaitu seseorang yang memiliki dana yang diberikan kepada suatu perusahaan untuk digunakan sebagai modal awal suatu usaha dengan imbalan saham dari perusahaan tersebut.
Beberapa karakter Investor adalah sebagai berikut[6]
Tipe Konservatif Umumnya, tipe ini tidak berani menghadapi risiko kerugian dan ketidakpastian. Tipe konservatif sangat mengutamakan keamanan dalam berinvestasi daripada memperoleh keuntungan besar tetapi berisiko.
Tipe Moderat Tipe ini lebih berani mengambil risiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan investor konservatif.
Tipe Agresif Umumnya, tipe agresif punya keberanian dalam melakukan keputusan investasi berisiko tinggi.
↑Hidayat, Teguh (Maret 2017). Value Investing: Beat The Market in Five Minutes!. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo. hlm.126. ISBN978-602-04-0180-5. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)