Pemilihan umum Bupati Puncak Jaya 2017 Pasangan calon
Pilbup Puncak Jaya 2017 diikuti oleh 3 pasangan calon (paslon) yang tanpa ada paslon dari jalur perseorangan sebagai berikut.[ 4]
Hasil
Pada 27 Februari 2017 , KPU Kabupaten Puncak Jaya menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dan hasil pemilihan dalam Pilbup Puncak Jaya 2017. Dalam keputusannya, pasangan calon nomor urut 3, Yuni Wonda -Deinas Gelei , dinyatakan unggul setelah meraih 61.029 suara sah (41,26%).[ 8] Keputusan tersebut kemudian digugat oleh pasangan calon nomor urut 1, Yustus Wonda -Kirenius Telenggen , ke Mahkamah Konstitusi . Dalam putusan sela tanggal 4 April 2017 , Mahkamah Konstitusi memerintahkan kepada KPU Provinsi Papua untuk menyelenggarakan pemungutan suara ulang (PSU) di 6 distrik yang jumlah suaranya dibuat nol oleh KPU Kabupaten Puncak Jaya dalam keputusan sebelumnya.[ 9] KPU Provinsi Papua kemudian memberhentikan sementara seluruh anggota KPU Kabupaten Puncak Jaya dan mengambil alih tugas dan tanggung jawab dalam penyelenggaraan Pilbup Puncak Jaya 2017. PSU kemudian diselenggarakan pada 15 Juni 2017 di 6 distrik , yaitu Distrik Dagai , Distrik Ilamburawi , Distrik Molanikime , Distrik Lumo , Distrik Yambi , dan Distrik Yamoneri .[ 10]
Hasil akhir Pilbup Puncak Jaya 2017 menunjukkan bahwa pasangan nomor urut 3, Yuni Wonda -Deinas Gelei , unggul terhadap dua paslon lainnya. Pasangan Yuni-Deinas berhasil meraih 74.125 suara sah (43,52%). KPU Papua menetapkan Yuni Wonda dan Deinas Gelei sebagai bupati dan wakil bupati terpilih pada 10 Agustus 2017 [ 11] setelah Mahkamah Konstitusi menetapkan hasil akhir perolehan suara Pilbup Puncak Jaya 2017.[ 10]
Rekapitulasi Akhir Pilbup Puncak Jaya 2017
No. Urut
Pasangan calon
Sebelum PSU
Setelah PSU
Suara Sah
Persentase
Suara Sah
Persentase
1
Yustus-Kirenius
52.162
35,27%
61.442
36,07%
2
Henok-Rinus
34.713
23,47%
34.750
20,40%
3
Yuni-Deinas
61.029
41,26%
74.125
43,52%
Total Suara Sah
147.904
100,00%
170.317
100,00%
Rekapitulasi Akhir Persebaran Suara Sah
Distrik
Jumlah
Yustus WondaKirenius Telenggen
Henok IboRinus Telenggen
Yuni WondaDeinas Gelei
Jumlah
Persentase
Jumlah
Persentase
Jumlah
Persentase
Dokome
170
6.79%
761
30.4%
1.572
62.8%
2.503
Fawi
300
5.06%
644
10.87%
4.982
84.07%
5.926
Gubume
1.482
19.08%
2.437
31.37%
3.850
49.56%
7.769
Gurage
1.211
22.02%
2.437
44.32%
1.942
35.32%
5.499
Ilu
6.214
49.97%
1.065
8.56%
5.156
41.46%
12.435
Irimuli
1.052
19.46%
1.141
21.11%
3.213
59.43%
5.406
Kalome
5.110
60.06%
2.091
24.58%
1.307
15.36%
8.508
Kiyage
1.625
28.55%
325
5.71%
3.742
65.74%
5.692
Mewoluk
1.302
20.88%
506
8.12%
4.427
71%
6.235
Muara
2.663
42.47%
767
12.23%
2.840
45.3%
6.270
Mulia
489
2.02%
8.841
36.44%
14.933
61.55%
24.263
Nioga
3.167
41.38%
457
5.97%
4.029
52.65%
7.653
Nume
3.126
93.93%
94
2.82%
108
3.25%
3.328
Pagaleme
0
0
4.034
62.78%
2.394
37.25%
6.426
Taganumbak
3.194
56.41%
597
10.54%
1.871
33.04%
5.662
Tingginambut
20
0.28%
5.909
82.67%
1.219
17.05%
7.148
Torere
1.649
37.16%
2.097
47.25%
692
15.59%
4.438
Waegi
9.351
100%
0
0
0
0
9.351
Wanwi
6.231
100%
0
0
0
0
6.231
Yamo
3.806
53.16%
601
8.4%
2.752
38.44%
7.159
Dagai
1.623
40.05%
0
0
2.429
59.95%
4.052
Ilamburawi
2.018
71.76%
0
0
794
28.24%
2.812
Molanikime
0
0
0
0
3.348
100%
3.348
Lumo
3.458
70.26%
0
0
1.464
29.74%
4.922
Yambi
2.181
29.96%
37
0.51%
5.061
69.53%
7.279
Yamoneri
0
0
0
0
0
0
0
Total Suara
61.442
36.08%
34.750
20.4%
74.125
43.52%
170.317
Kontroversi
Sanksi bagi penyelenggara pemilu
Seluruh anggota KPU Kabupaten Puncak Jaya dan Panwaslu Kabupaten Puncak Jaya yang menjadi penyelenggara Pilbup Puncak Jaya 2017 dijatuhi sanksi peringatan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP). Setelah diadukan oleh pasangan calon nomor urut 1, Yustus Wonda -Kirenius Telenggen , ke DKPP dan kemudian mendapatkan sanksi peringatan, seluruh anggota KPU Kabupaten Puncak Jaya kemudian diberhentikan sementara oleh KPU Provinsi Papua . Penyelenggaraan pemungutan suara ulang (PSU) dalam Pilbup Puncak Jaya 2017 bahkan diambil alih oleh KPU Provinsi Papua sebagai tindak lanjut dari putusan sela Mahkamah Konstitusi . Putusan DKPP ditetapkan pada 8 Juni 2017 , sedangkan pengambilalihan tugas dan wewenang oleh KPU Provinsi Papua ditetapkan pada 12 April 2017 .[ 10] Berikut adalah penyelenggara pemilu yang dijatuhi sanki oleh DKPP.[ 12]
Jennifer Darling Tabuni (Ketua merangkap Anggota KPU Kabupaten Puncak Jaya)
Beleki Gire (Anggota KPU Kabupaten Puncak Jaya)
Rainus Murib (Anggota KPU Kabupaten Puncak Jaya)
Emaus Wonda (Anggota KPU Kabupaten Puncak Jaya)
Ipius Wonda (Anggota KPU Kabupaten Puncak Jaya)
Denio Wonda (Ketua merangkap Anggota Panwaslu Kabupaten Puncak Jaya)
Paul Rumbekwan (Anggota Panwaslu Kabupaten Puncak Jaya)
Epius Kogoya (Anggota Panwaslu Kabupaten Puncak Jaya)
Kerusuhan pascapenetapan paslon terpilih
Setelah KPU Provinsi Papua menetapkan pasangan Yuni Wonda dan Deinas Gelei sebagai bupati dan wakil bupati terpilih dalam Pilbup Puncak Jaya 2017, terjadi kerusuhan yang disebabkan oleh pendukung pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Yustus Wonda -Kirenius Telenggen . Kerusuhan yang terjadi memicu pertikaian antarkelompok pendukung paslon di ibu kota kabupaten , Mulia . Sebanyak 4 orang tewas, 20 orang terluka, dan 14 honai dibakar pada 21 Agustus 2017 .[ 15] [ 16] Kronologis pertikaian dimulai dari pendukung paslon nomor urut 1 yang sedang mengambil kayu bayar tiba-tiba diserang oleh pendukung paslon nomor urut 3 di Kampung Kalengga.[ 17] Sebenarnya, sebelum itu telah terjadi beberapa kali pertikaian, khususnya sejak pelaksanaan PSU di 6 distrik sesuai putusan sela Mahkamah Konstitusi .[ 18] Untuk meredam kerusuhan yang telah berlangsung kurang lebih selama tiga bulan, tiga calon bupati yang menjadi peserta dalam Pilbup Puncak Jaya 2017 kemudian melakukan pertemuan. Pertemuan yang diinisiai oleh cabup nomor urut 2 yang juga Bupati Puncak Jaya petahana , Henok Ibo , diselenggarakan pada 27 September 2017 di Kota Mulia .[ 19]
Referensi
↑ "Tahapan Pilkada 2017" . Portal Pilkada 2017 KPU RI . Diakses tanggal 21-03-2021 .
↑ "Pilkada Kabupaten Puncak Jaya" . Portal Pilkada 2017 KPU RI . Diakses tanggal 05-04-2021 .
1 2 "Yuni Wonda - Deinas Gelei Resmi Pimpin Puncak Jaya Hingga 2022" . papua.go.id . Diakses tanggal 08-04-2021 .
↑ "Putusan MK RI Nomor 38/PHP.BUP-XV/2017 tentang Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tahun 2017" . mkri.go.id . 04-04-2017. Diakses tanggal 05-04-2021 .
↑ "Paslon Yustus Wonda, S.Sos, M.Si - Kirenius Telenggen, S.Th, M.Si" . Portal Pilkada 2017 KPU RI . Diakses tanggal 08-04-2021 .
↑ "Paslon Drs. Henok Ibo - Rinus Telenggen" . Portal Pilkada 2017 KPU RI . Diakses tanggal 08-04-2021 .
↑ "Paslon Yuni Wonda, S.Sos, S.IP, MM. - Deinas Gelei, S.Sos, M.Si" . Portal Pilkada 2017 KPU RI . Diarsipkan dari asli tanggal 2021-04-11. Diakses tanggal 08-04-2021 . ;
↑ "Keputusan KPU Kabupaten Puncak Jaya Nomor 14 Tahun 2017 tentang Penetapan Hasil Penghitungan Perolehan Suara dan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2017" . kpu.go.id . 27-02-2017. Diakses tanggal 08-04-2021 .
1 2 "Pusutan Sela MK RI Nomor 42/PHP.BUP-XV/2017 tentang Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Puncak Jaya Provinsi Papua Tahun 2017" . mkri.go.id . 04-04-2017. Diakses tanggal 08-04-2021 .
1 2 3 "Putusan MK RI tentang Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tahun 2017" . mkri.go.id . 07-08-2017. Diakses tanggal 08-04-2021 .
1 2 "Keputusan KPU Kabupaten Puncak Jaya Nomor 39 Tahun 2017 tentang Penetapan Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabuaten Puncak Jaya Tahun 2017" . kpu.go.id . 10-08-2017. Diakses tanggal 08-04-2017 .
↑ "Putusan DKPP Nomor 69 dan 70/DKPP-PKE-VI/2017" (PDF) . dkpp.go.id . 08-06-2017. Diakses tanggal 08-04-2017 .
↑ Kusuma, Edward Febriyatri (04-04-2017). "MK Perintahkan Pemungutan Suara Ulang Kabupaten Puncak Jaya" . detiknews . Diakses tanggal 08-04-2021 .
↑ "MK Tetapkan Perolehan Suara Akhir Pilkada Puncak Jaya" . mkri.go.id . 07-08-2021. Diakses tanggal 08-04-2021 .
↑ Isidorus, Robert (04-07-2017). "Konflik Pilkada Puncak Jaya Mengakibatkan 3 Meninggal" . beritasatu . Diakses tanggal 08-04-2021 .
↑ "Bentrok Antar Pendukung di Pilkada Puncak Jaya, 4 Orang Tewas" . lampost.co . 22-08-2017. Diakses tanggal 08-04-2021 .
↑ Saputri, Maya (22-08-2017). "Pilkada Puncak Jaya Papua Diwarnai Kerusuhan Tewaskan 4 Jiwa" . tirto.id . Diakses tanggal 08-04-2021 .
↑ Mambor, Victor (01-08-2017). "Kerusuhan di Puncak Jaya, Dua Tewas, Belasan Terluka" . BeritaBenar . Diakses tanggal 08-04-2021 .
↑ Siagian, Wilpret (28-09-2017). "Tiga Bulan Berkonflik, Warga Puncak Jaya Akhirnya Berdamai" . detiknews . Diakses tanggal 08-04-2021 .