Pemilihan umum Bupati Biak Numfor 2018 (selanjutnya disebut Pilkada Biak Numfor 2018) merupakan pemilihan umum di Kabupaten Biak Numfor, Papua, untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati periode 2018-2023. Pada Pilkada Batu Bara 2018, Bupati petahana, Thomas Alfa Edison Ondi, mendaftarkan diri melalui jalur perseorangan berpasangan dengan Imam Syafi'i, tetapi ditolak oleh KPUD Biak Numfor karena kekurangan syarat minimal dukungan.[2] Wakil Bupati petahana, Herry Ario Naap, mencalonkan diri sebagai bupati berpasangan dengan Wakil Ketua I DPRD Biak Numfor dari Golkar, Nehemia Wospakrik.[3]
Pasangan calon
Setiap pasangan calon (paslon) wajib memenuhi persyaratan minimal, yaitu 20% kursi DPRP (5 kursi dari total 25 kursi) atau 25% suara sah Pemilu 2014 (16.623 suara dari total 66.492 suara sah) untuk calon dari jalur partai politik dan 10% dari jumlah penduduk (9.297 dukungan dari total 92.970 pemilih terdaftar) yang tersebar lebih dari 50% jumlah kecamatan (10 kecamatan dari total 19 kecamatan).[4][5]
Pilkada Batu Bara 2018 diikuti oleh 3 paslon sebagai berikut:[6]
Pilkada Biak Numfor 2018 dimenangkan oleh Paslon No.2 Herry Ario Naap-Nehemia Wospakrik.[7]
Berikut adalah rekapitulasi suara Pilkada Biak Numfor 2018:
Bupati Biak Numfor terpilih, Herry Ario Naap, dilantik oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe, pada 19 Maret 2019 di Lapangan Cenderawasih, Biak.[8][9][10] Ia dilantik tanpa wakil bupati karena Wakil Bupati Biak Numfor terpilih, Nehemia Wospakrik, meninggal dunia pada 29 Desemer 2018, sehingga penggantinya baru akan diketahui setelah pemilihan di DPRD nantinya.[11][12]