Potret Paul Watson, Kapten kapal Sea Shepherd "Steve Irwin", memberikan konferensi pers saat tiba di Hobart, Tasmania untuk membawa perbekalan selama musim perburuan paus tahun 2009.
Berdedikasi dan penuh semangat, Paul Watson ikut serta dalam demonstrasi lingkungan dan berperan dalam pembentukan organisasi Greenpeace. Selama beberapa tahun, ia berlayar dan menjalankan berbagai kampanye perlindungan laut. Pada tahun 1975, ia mengalami momen penting ketika menatap seekor paus sperma yang telah ditangkap dengan harpun oleh pemburu pausSoviet, yang mendorongnya untuk berjanji melindungi lautan. Pada tahun 1977, Watson dikeluarkan dari Greenpeace karena perbedaan filosofi. Organisasi tersebut tidak memperbolehkan tindakan kekerasan, sementara ia ingin mengambil tindakan langsung yang lebih konfrontatif. Setelah meninggalkan Greenpeace, Paul Watson mendirikan Sea Shepherd Conservation Society (SSCS) dengan tujuan melindungi satwa laut. Ia menekankan bahwa pengabdian dan pendekatan langsungnya terhadap konservasi muncul dari pengalamannya menghadapi seekor paus yang sekarat pada operasi Greenpeace tahun 1975 melawan pemburu paus Soviet. Ia menggambarkan organisasi yang dipimpinnya sebagai salah satu badan konservasi yang paling tegas, gigih, dan berorientasi pada tindakan di dunia. Pada 1997, ia ditangkap oleh polisi Belanda di dekat Amsterdam karena upayanya menenggelamkan kapal Norwegia pada 1992 dan menjalani hukuman penjara selama 80 hari. Pada 2008, Kepolisian Kanada menyita kapal SSCS Farley Mowat karena mencoba mengganggu perburuan anjing laut. Pada 2012, ia ditangkap oleh pihak berwenang Jerman berdasarkan surat perintah internasional dari Kosta Rika atas tuduhan percobaan sabotase kapal, yang bisa dihukum hingga 15 tahun penjara. Ia kemudian dibebaskan dengan tahanan rumah, tetapi melarikan diri dan menghabiskan 15 bulan di laut untuk menghindari penuntutan. Saat ini ia tinggal di Paris, Prancis, meskipun masuk daftar buronan internasionalInterpol, dan mengajukan petisi terhadap Kosta Rika ke Komisi Hak Asasi Manusia Antar-Amerika. Pada Juni 2015, SSCS dinyatakan melanggar perintah pengadilan Amerika Serikat untuk menjaga jarak minimal 500 yard atau 457 meter dari kapal penangkappaus Jepang, dan diwajibkan membayar denda sebesar 2,55 juta dolar AS.[3]