Sebagai orang pertama dari sedikit orang amerika keturunan Afrika yang mampu menempuh pendidikan tinggi sampai pada tingkat Ph.D, Collins merasa ada perbedaan atau jarak antara dirinya dengan masyarakat kulit hitam lainya. Kondisi ini mendorong Collins untuk melakukan studi dalam upaya untuk menghilangkan perbedaan tersebut. Dari hasil studi ini, Collins mengajukan suatu teori sosial tentang komunitas kulit hitam keturunan Afrika yang disebut teori interseksionalitas.[1]
Referensi
12Ritzer, George (2012). Teori Sosiologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. hlm.820–821. ISBN9786022290445.