2. Sayyid Hoesin bin Mohamad Baharoen mendapat gelar Pangeran Syarif Darma Kasuma, yang memegang jabatan Hoofd-Qadhi (Mufti) di Kesultanan Banjar, ketika ia menikahi Ratu Aminah binti Sultan Adam.[2][3][4]
4. Sayyid Abdullah bin Abdurrahman Assegaf mendapat gelar Pangeran Syarif Nata Kasuma, ketika ia menikahi Ratoe Didjah (Hadidjah)/Ratoe Kramat binti Sultan Adam.
↑Koninklijk Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (Batavia), Koninklijk Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (1860). Tijdschrift van het Bataviaasch Genootschap (dalam bahasa Belanda). Vol.9. Batavia: Lange. hlm.120.