Pancuran Pitu, atau Pancuran Tujuh merupakan salah satu lokawisata yang terletak dalam lingkungan Lokawisata Baturraden, Kabupaten Banyumas. Pancuran ini merupakan sumber air panas bumi yang terpancar langsung dari kaki Gunung Slamet yang keluar melalui tujuh pancuran. Dalam lokawisata Pancuran Tujuh terdapat Gua Sarabadak, tetapi saat ini gua tersebut telah ditutup dikarenakan longsor.
Untuk mencapai Pancuran Tujuh, dapat dicapai dengan jalan kaki sekitar 2,5 km dari lokawisata Baturaden, atau menggunakan kendaraan pribadi atau umum melalui Bumi Perkemahan Baturaden. Khusus untuk pengunjung, Pancuran Tujuh dapat ditempuh dengan gratis, dengan syarat melewati jalan setapak yang biasa digunakan penduduk lokal.
"Pancuran Pitu, Di Kaki Gunung Slamet"[Pancuran Pitu, On the Foot of Mount Slamet]. Voice of Indonesia. 28 December 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 27 March 2015. Diakses tanggal 27 March 2015.
Septiana, Ietha Arni (2 January 2015). "Legenda Pancuran Pitu di Baturraden"[Legend of Pancuran Pitu in Baturraden]. Detik.com. Diarsipkan dari asli tanggal 27 March 2015. Diakses tanggal 27 March 2015.
Soeparno, Anton (26 February 2004). "Gua-gua di Pancuran Tujuh Harus 'Bersih'"[The Caves at Pancuran Tujuh Must Be 'Clean']. Suara Merdeka. Diarsipkan dari asli tanggal 27 March 2015. Diakses tanggal 27 March 2015.