Palaeodictyoptera adalah sebuah ordo seranggapaleopteraPaleozoikum berukuran sedang hingga sangat besar. Penemuan mereka berperan dalam mengetahui evolusi sayap dalam serangga.
Mereka dicirikan denagn bagian mulut mirip paruh, yang digunakan untuk menusuk jaringan tumbuhan saat makan. Terdapat kemiripan antara sayap depan dan belakang, serta terdapat sepasang sayap kecil di protoraksnya, di depan pasangan sayap pertama. Hal ini menyebabkan mereka dikenal sebagai "serangga bersayap enam".[1][2][3][4] Sayap kecil ini memberi petunjuk dalam mempelajari kemunculan awal sayap pada serangga.
Beberapa jenis tumbuh hingga sangat besar. Contohnya, Mazothairos diperkirakan memiliki rentang sayap sekitar 55 sentimeter (22in). Ciri khas lainnya adalah hadirnya serkus yang sangat panjang, sekitar dua kali lipat panjang tubuhnya.[5]
↑Parzer, Harald; Stansbury, Matthew (22 October 2018). "Enriching Undergraduate Entomology Coursework through the Integration of Evolutionary Developmental Biology". The American Biology Teacher. 80 (8): 561–569. doi:10.1525/abt.2018.80.8.561.
↑Tomoyasu, Yoshinori; Wheeler, Scott R.; Denell, Robin E. (February 2005). "Ultrabithorax is required for membranous wing identity in the beetle Tribolium castaneum". Nature. 433 (7026): 643–647. Bibcode:2005Natur.433..643T. doi:10.1038/nature03272. PMID15703749.