Pada tahun 1992 M. beberapa orang mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Maroko berinisiatif untuk membangun wadah komunikasi dan interaksi antar sesama mereka. Kesamaan ide dan visi di antara mereka membawa berkah lahirnya sebuah organisasi yang diberi nama Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Maroko.
Diresmikan pada tahun yang sama oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Maroko, Dr. Boer Mauna. Hingga saat ini organisasi yang menaungi seluruh pelajar dan mahasiswa di Maroko ini masih dapat dan terus berusaha untuk menunjukkan eksistensinya, meski harus melalui rintangan dan tantangan yang tidak sedikit.[1]
Nama, Kedudukan, Tempat dan Waktu Pendirian
(1). Nama: Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI), diterjemahkan ke dalam bahasa Arab: جمعية الطلبة الإندونيسيين dan ke dalam bahasa Prancis: Association Des Etudiants Indonesiens.
(2). Kedudukan: Kerajaan Maroko.
(3). Tempat Pendirian: Rabat, ibu kota Kerajaan Maroko
(4). Waktu Pendirian: organisasi ini berawal dari inisiatif beberapa mahasiswa Indonesia di Maroko untuk membentuk sebuah Perhimpunan Pelajar Indonesia sebagai wahana kegiatan mahasiswa yang diresmikan oleh Duta Besar LB&BP RI untuk Kerajaan Maroko Dr. Boer Mauna pada tahun 1992.[2]
Indonesian Day adalah suatu program Departemen Seni dan Budaya PPI Maroko dalam Rangka memperkenalkan budaya Indonesia di kancah Internasional. Program kerja Indonesian Day pertama kali secara mandiri diadakan pada tanggal 16 November 2016 pada periode ketua Fakih Abdul Azis di Fakultas Sastra dan Humaniora, Universite Mouhammad V Rabat.[3]
PPI Maroko dan BKPPI Se-Timur Tengah dan Sekitarnya
Konferensi VII BK PPI - PPI Maroko, Tahun 2010.
BK-PPI adalah Badan Kerja sama Persatuan Pelajar Indonesia di Timur Tengah dan Sekitarnya. Badan Kerja sama ini merupakan wadah bagi seluruh mahasiswa Islam Timur-Tengah yang dibentuk atas kesadaran bersama untuk berpartisipasi dalam membangun Indonesia lebih adil dan islami. Diharapkan dengan wadah ini terjalin komunikasi dan agenda bersama untuk lebih memaknai kehidupan berbangsa dan membangun masyarakat yang lebih tercerahkan.
BK-PPI berdiri pada tahun 1966 di Cairo, Mesir. Secara periodik setiap tiga tahun diadakan Konferensi PPI di seluruh Timur Tengah untuk mengevaluasi kerja yang telah dilakukan dan menyusun agenda kerja tiga tahun ke depan, memilih Sekjen yang baru dan negara mana Konferensi tiga tahun yang akan datang dilaksanakan.
Yang tergabung dalam Badan kerja sama PPI se-Timur-Tengah dan Sekitarnya adalah:
1. PPI Maroko
2. PPMI Mesir
3. PPMI Pakistan
4. PPI Arab Saudi
5. PPI Sudan
6. PPI Yaman
7. PPI Syiria
8. PPI Turki
9. PPI Jordania
10. PPI Aljazair
11. PPI Libya
12. HPI Iran
13. PPI Tunisia
14. PPI Kuwait
15. PPI Uni Emirat Arab
16. PPI Qatar
17. PPI Libanon
18. PPI Iraq
19. PPI India
Setelah genap tiga tahun kepengurusan BK-PPI di Iran, konferensi VI yang diselenggarakan pada tanggal 16-20 Juli 2007 di aula Universitas Imam Khomaini di Qom Republik Islam Iran resmi mengamanatkan kepemimpinan Sekjen BK-PPI periode 2007-2010 pada PPI Maroko.
Pada 18-20 September 2010, PPI Maroko menjadi penyelenggara Konferensi VII BK-PPI Se-Timur Tengah dan Sekitarnya.[4][5][6]