Dalam Kekristenan, istilah otoritas Alkitab merujuk pada dua gagasan yang saling melengkapi:
sejauh mana seseorang dapat memandang perintah-perintah dan doktrin-doktrin di dalam kitab suci Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru sebagai berotoritas atas keyakinan dan tindakan manusia;
sejauh mana proposisi-proposisi Alkitab akurat dalam hal sejarah dan sains.