Orang Silesia di Provinsi Opole dan Silesia, Polandia (sensus 2011)Orang Silesia di Silesia Ceko (sensus 2021)Wanita mengenakan pakaian Silesia dari Silesia Cieszyn, 1914"Ślōnskŏ nacyjŏ bōła, je a bydzie", yang berarti "Bangsa Silesia dulu, kini, dan selamanya" - Pawai Otonomi Kedelapan, Katowice, 18 Juli 2009
Orang Silesia (bahasa Silesia:Ślōnzŏki atau Ślůnzokicode: szl is deprecated ; bahasa Jerman Silesia: SchläsingeratauSchläsier; bahasa Jerman:Schlesiercode: de is deprecated ; bahasa Polandia:Ślązacycode: pl is deprecated ; bahasa Ceko:Slezanécode: cs is deprecated ) adalah sebuah istilah geografis[5] untuk penduduk Silesia, sebuah wilayah historis di Eropa Tengah yang dipisahkan oleh perbatasan nasional Polandia, Jerman, dan Republik Ceko. Secara historis, wilayah Silesia (Hilir dan Hulu) dihuni oleh orang Polandia (Lechitik Slavia Barat), Ceko, dan Jerman.[6] Karena itu, istilah orang Silesia merujuk kepada semua orang dari kelompok etnis tersebut. Namun, pada 1945, perubahan demografis besar yang terjadi di wilayah ini akibat dari Persetujuan Postdam meninggalkan sebagian besar wilayah menjadi beretnis Polandia dan/atau Silesia Hulu Slavia. Dialek Silesia merupakan salah satu dialek utama bahasa Polandia dan berbasis tata bahasa Polandia/Lechitik. Nama Silesia dalam beberapa bahasa yang berbeda kemungkinan besar berbagi etimologi serupa—bahasa Polandia: Śląskⓘ; bahasa Jerman: Schlesienⓘ; bahasa Ceko:Slezskocode: cs is deprecated [ˈslɛsko]; Templat:Lang-sli; bahasa Silesia:Ślōnskcode: szl is deprecated [ɕlonsk]; bahasa Sorbia Hilir:Šlazyńskacode: dsb is deprecated [ˈʃlazɨnʲska]; bahasa Sorbia Hulu:Šleskacode: hsb is deprecated [ˈʃlɛska]; Latin, Spanyol dan Inggris: Silesia; bahasa Prancis:Silésiecode: fr is deprecated ; bahasa Belanda:Sileziëcode: nl is deprecated ; bahasa Italia:Slesiacode: it is deprecated ; bahasa Slowakia:Sliezskocode: sk is deprecated ; bahasa Kasubia:Sląskcode: csb is deprecated . Nama ini semuanya berkaitan nama sebuah sungai (sekarang Ślęza) dan gunung (Gunung Ślęża) di Silesia tengah-selatan, yang menjadi tempat kultus pagan sebelum Kristenisasi.
Ślęża tercatat sebagai salah satu dari beragam nama topografis Pra-Indo-Eropa di wilayah tersebut (lihat hidronimi Eropa kuno).[7] Menurut beberapa Polonist, nama Ślęża[ˈɕlɛ̃ʐa] atau Ślęż[ɕlɛ̃ʂ] berkaitan langsung dengan kata Polandia kuno ślęg[ɕlɛŋk] atau śląg[ɕlɔŋk], yang berarti kelembaban.[8] Mereka tidak setuju dengan hipotesis asal-usul nama Śląsk[ɕlɔ̃sk] dari nama suku Silingi, etimologi yang dipilih oleh beberapa penulis Jerman.[9]
↑Dillingham, William Paul; Folkmar, Daniel; Folkmar, Elnora (1911). Dictionary of Races or Peoples. Washington, D.C.: Washington, Government Printing Office. hlm.128.
↑Zbigniew Babik, "Najstarsza warstwa nazewnicza na ziemiach polskich w granicach średniowiecznej Słowiańszczyzny", Uniwersitas, Kraków, 2001.
↑Rudolf Fischer. Onomastica slavogermanica. Uniwersytet Wrocławski. 2007. t. XXVI. 2007. str. 83
↑Jankuhn, Herbert; Beck, Heinrich; etal., ed. (2006). "Wandalen". Reallexikon der Germanischen Altertumskunde (dalam bahasa Jerman). Vol.33 (Edisi 2nd). Berlin, Germany; New York City: de Gruyter. Da die Silingen offensichtlich ihren Namen im mittelalterlichen pagus silensis und dem mons slenz – möglicherweise mit dem Zobten gleichzusetzen [...] – hinterließen und damit einer ganzen Landschaft – Schlesien – den Namen gaben [...]
Nama dalam dialek Silesia: 'Ślōnzŏki, Ślůnzoki (Silesia) dalam bahasa Polandia Ślązacycode: pl is deprecated (Polandia), Polandia Kuno Ślężnie, Polandia sehari-hari Ślązaki, Ślązoki Slezané (Ceko)