Pada 1950an, ratusan orang Sambal dari utara munisipalitas Zambales, berpindah dan mendirikan sebuah pemukiman di Quezon, Palawan; pemukiman ini dinamai Panitian. Para penduduk menyebut mereka Palawenyong Sambal (Castilian: zambales palaweños) atau disingkat Sambal.
Asal mula nama Sambal—orang-orang Spanyol yang pertama kali bertemu dengan mereka menyebut mereka sambali, yang berasal dari kata Melayusembah. Istilah tersebut kemudian dicastilianisasikan menjadi zambal.[1]