Mereka juga disebut sebagai Xinghua. Distrik Hing Hua dipisahkan dari distrik Quanzhou pada zaman dinasti Song dan diberi nama HingHua. Penduduk Hinghua berasal dari provinsi Henan dan bermigrasi ke Putian pada masa sekarang pada beberapa tahun lampau. Orang Henghua dikatakan kebanyakan mengurusi urusan agama pada masa tersebut, dan bermigrasi ke Fujian setelah perang saudara.
Sekarang, terdapat komunitas diaspora Henghua yang besar di seluruh Asia Tenggara, khususnya di Malaysia di mana mereka dapat ditemukan di kota-kota seperti Kuala Terengganu dan Kuching. Di Indonesia, kebanyakan Henghua tinggal di Jawa dan telah lama dikenal karena usaha-usaha mereka yang biasanya berkaitan dengan sepeda dan kendaraan transportasi.