16 serdadu tewas dan 70 kendaraan dihancurkan (19-20 Maret):[4] 14 tank, 20 APC, 2 MRL bergerak, 1 SAM bergerak[5] dan 33 Jip, SUVs, pikap bersenjata atau truk;[6] 10 kendaraan lapis baja dihancurkan(March 21-23)[7]
Tak diketahui, klaim yang belum diverifikasi oleh media negara Libya yang dikendalikan Qaddafi menyatakan 48 warga sipil tewas, 150 terluka sebagai akibat dari semua operasi PBB [8][diragukan–diskusikan]
Pesawat-pesawat Dassault RafaleAngkatan Udara Prancis memulai sejumlah misi pengintaian pada 19 Maret dan menjadi yang pertama di antara kekuatan koalisi dalam menyerang pasukan Libya dengan menghancurkan 4 tank.[12]