Latar belakang
Nicolas Sarkozy adalah anak dari Pál nagybócsai Sárközy dan Andrée Mallah. Pál nagybócsai Sárközy (sebagian sumber mengeja namanya Pál Nagy-Bócsay Sárközy) (ucapan Hungariaⓘ) dilahirkan pada 1928 di Budapest dalam sebuah keluarga bangsawan rendah Hungaria. Keluarga ini memiliki berbagai bidang tanah dan sebuah kastil kecil di Alattyán (kabupaten Jász-Nagykun-Szolnok), 92 km di sebelah timur Budapest.
Ketika pasukan-pasukan Rusia memasuki Hungaria pada 1944, keluarga ini meninggalkan negara tersebut. Pál nagybócsai Sárközy melintasi Austria dan Jerman dengan susah-payah di tengah-tengah kegalauan yang melanda Eropa Tengah pada akhir Perang Dunia II. Akhirnya, ia tiba di Baden Baden, dekat perbatasan Prancis, tempat markas tentara Prancis di Jerman, dan di sana ia bertemu dengan seorang perwira rekrutmen untuk Legiun Asing Prancis. Ia menandatangani kontrak selama lima tahun, dan dikirim untuk latihan di Sidi Bel Abbes, di Aljazair Prancis, tempat markas besar Legiun Asing Prancis. Sekembalinya ke kehiudpan sipil di Marseille pada 1948, ia memperoleh kewarganegaraan Prancis dan namanya secara resmi diPranciskan menjadi "Paul Sarközy de Nagy-Bocsa".
Paul Sarkozy pindah ke Paris dan di sana ia menggunakan kecakapan artistiknya untuk terjun ke dunia periklanan. Ia bertemu dengan Andrée Mallah, ibunda Nicolas Sarkozy, pada 1949. Andrée Mallah, yang saat itu seorang mahasiswi hukum, adalah anak perempuan Benoît Mallah, seorang dokter (atau ahli bedah) yang kaya, dengan reputasi yang mapan di arrondissement ke-17 kota Paris yang kebanyakan pendududuknya borjuis. Benoît Mallah aslinya adalah seorang Yahudi Sephardi dari Thessaloniki, Yunani. Menurut perhimpunan silsilah Yahudi, keluarga Mallah dari dulunya berasal dari Provence di Prancis selatan, yang kemungkinan telah mereka tinggalkan pada saat orang-orang Yahudi diusir pada Abad Pertengahan.
Paul Sarkozy dan Andrée Mallah menetap di arrondissement ke-17 dan memperoleh tiga orang anak lelaki: Guillaume, lahir pada 1951, seorang wiraswastawan dalam industri tekstil, Nicolas, lahir pada 1955 dan François, lahir pada 1957 (memiliki gelar MBA dan manajer sebuah perusahaan konsultansi kesehatan.[1]
Pada 1959 Paul Sarkozy meninggalkan istrinya dan ketiga orang anaknya. Belakangan ia menikah kembali dua kali dan memperoleh dua orang anak lagi dari istrinya yang kedua.