Oblast Otonom Karakalpak (bahasa Kazakh:Қарақалпақ автономиялық облысыcode: kk is deprecated , Qaraqalpaq Avtonomiyalıq Oblısı; bahasa Rusia:Каракалпакская автономная областьcode: ru is deprecated , Karakalpákskaya avtonómnaya óblast; bahasa Uzbek: Qoraqalpogʻiston avtonom viloyaticode: uz is deprecated ) adalah sebuah unit administratif otonom dalam Uni Soviet yang berdiri antara tahun 1925 hingga 1936. Oblast ini menjadi cikal bakal terbentuknya Republik Otonom Sosialis Soviet Karakalpak, yang kemudian bertransformasi menjadi Republik Karakalpakstan di dalam Uzbekistan modern.[1]
Sejarah
Wilayah Karakalpak pada awal abad ke-20 berada di bawah kekuasaan Khanat Khiva sebelum ditaklukkan oleh Kekaisaran Rusia pada 1873. Setelah Revolusi Rusia 1917 dan pembentukan Uni Soviet, wilayah ini menjadi bagian dari RSFS Rusia sebagai sebuah distrik administratif di kawasan Turkestan.[2]
Oblast Otonom Karakalpak dibentuk secara resmi pada 19 Februari 1925 di bawah yurisdiksi RSFS Rusia sebagai bentuk pengakuan terhadap identitas etnis Karakalpak.[3]
Pada tahun 1930, oblast ini dipindahkan ke Republik Sosialis Soviet Kazakh (RSS Kazakh).
Namun, pada 1936, sebagai bagian dari reorganisasi administratif di Asia Tengah, wilayah tersebut kembali dipindahkan dan menjadi bagian dari Republik Sosialis Soviet Uzbekistan (RSS Uzbekistan). Statusnya kemudian ditingkatkan menjadi Republik Otonom Sosialis Soviet Karakalpak.[1]
Pemerintahan
Selama keberadaannya, Oblast Otonom Karakalpak memiliki pemerintahan lokal yang terdiri dari komite eksekutif yang diawasi oleh Partai Komunis Soviet.
Kebijakan ekonomi dan sosial sepenuhnya dikendalikan oleh pemerintah pusat di Moskow dan Tashkent. Pemerintahan lokal berfokus pada proyek-proyek irigasi di sekitar Sungai Amu Darya dan pengembangan pertanian kapas.
Geografi
Oblast ini mencakup wilayah di bagian barat daya Asia Tengah, terutama daerah sekitar delta Sungai Amu Darya dan tepi utara Laut Aral. Ibu kotanya adalah Nukus, yang kemudian tetap menjadi pusat administratif bagi Republik Otonom Karakalpak.[4]
Demografi
Penduduk oblast ini didominasi oleh etnis Karakalpak, dengan minoritas Uzbek, Kazakh, dan Turkmen.
Bahasa Karakalpak digunakan secara luas dalam administrasi lokal bersama bahasa Rusia. Populasi pada tahun 1936 diperkirakan sekitar 200.000 jiwa.[5]
Warisan
Pembentukan Oblast Otonom Karakalpak menjadi tonggak penting dalam pengakuan identitas nasional Karakalpak di bawah struktur federal Uni Soviet.
Wilayah ini menjadi dasar administratif bagi Republik Karakalpakstan, yang kini memiliki status otonomi dalam Republik Uzbekistan.[1]