Nothofagus moorei atau Antarctic beech adalah spesies tumbuhan berbunga dari famili Nothofagaceae yang endemik di daerah dataran tinggi Australia bagian timur.[3]
Deskripsi
Nothofagus moorei merupakan pohon yang dapat tumbuh hingga 50 meter dengan batang besar berdiameter sekitar 1,5 meter dan sering memiliki tunas di pangkalnya. Daunnya sederhana, berbentuk bulat telur hingga lanset, berukuran 30–100mm panjangnya, mengilap, tebal seperti kulit, dan hampir tidak berbulu, bertangkai sepanjang 3–5mm. Daun muda berwarna merah kecokelatan hingga merah pada musim semi.[4]
Bunga jantan tersusun dalam kelompok bulat atau agak pipih berdiameter sekitar 10mm, terdiri atas tiga bunga dengan 15–40 benangsari yang dikelilingi 8–12 daun pelindung membentuk struktur seperti cawan. Bunga betina tersusun dalam kelompok oval berisi tiga bunga berukuran sekitar 5mm, hampir tanpa tangkai, dan dikelilingi oleh kelopak pembungkus. Pembungaan terjadi pada musim semi, meski tidak setiap tahun. Buahnya berupa cupule berduri berukuran 8–10mm yang berisi satu atau dua biji.
Taksonomi
Spesies ini pertama kali dideskripsikan oleh Ferdinand von Mueller pada tahun 1866 dengan nama Fagus moorei dalam karya Fragmenta Phytographiae Australiae, berdasarkan spesimen yang dikumpulkan oleh Charles Moore di sekitar Sungai Bellinger dan Macleay.[5][6]
Pada tahun 1896, Fridolin Krasser memindahkan spesies ini ke genus Nothofagus dan menamainya Nothofagus moorei. Nama spesifik moorei diberikan untuk menghormati pengumpul spesimen tipe tersebut.
Dalam genusnya, Nothofagus moorei termasuk dalam kelompok tiga spesies hijau abadi bersama silver beech (N. menziesii) dari Selandia Baru dan myrtle beech (N. cunninghamii) dari Tasmania dan Victoria.[7]
Distribusi dan habitat
Antarctic beech tumbuh di hutan hujan beriklim sedang hingga dingin, mulai dari Barrington Tops Plateau di New South Wales hingga Lamington Plateau dan Springbrook Plateau di Queensland bagian selatan, pada ketinggian antara 480–1550 meter di atas permukaan laut.
Spesies ini hidup di wilayah dengan suhu sejuk dan kadang mengalami hujan salju. Pertumbuhan terbaiknya ditemukan di Taman Nasional Werrikimbe dan Gunung Banda Banda, yang menjadi pusat penyebaran dan konservasi utama bagi Nothofagus moorei.[8]