Nistatin, dengan nama dagang Mycostatin dan lainnya, adalah obat antijamur.[1] Obat ini digunakan untuk mengobati infeksi Candida pada kulit seperti ruam setelah penggunaan popok, sariawan, kandidiasis esofagus, dan infeksi jamur pada vagina.[1] Obat ini juga dapat digunakan untuk mencegah kandidiasis pada pasien yang berisiko tinggi.[1]Nistatin dapat diberikan dengan diteteskan di mulut, diminum, diberikan di vagina, atau dioleskan ke kulit.[1]
Efek samping yang umum terjadi pada kulit antara lain rasa terbakar, gatal, dan ruam.[1]Efek samping yang umum terjadi ketika diminum antara lain muntah dan diare.[1]Penggunaan selama kehamilan melalui vagina secara klinis aman, sementara untuk rute pemberian lain belum diteliti lebih lanjut.[1] Nistatin bekerja dengan cara merusak membran sel jamur.[1]
Nistatin diindikasikan untuk pengobatan terhadap infeksi Candidadi kulit, vagina, mulut, dan esofagus. Nistatin tidak dapat digunakan untuk infeksi pada kuku atau kulit yang terhiperkeratinasi.[8]
Ketika diberikan secara parenteral, efektivitas nistatin akan berkurang karena adanya plasma darah yang dapat berikatan dengan nistatin.[9]
Nistatin oral sering digunakan sebagai pencegahan pada pasien yang berisiko terkena infeksi jamur, seperti pasien AIDS dengan jumlah CD4+ rendah dan pasien yang sedang menerima kemoterapi. Nistatin sempat diteliti untuk digunakan pada pasien setelah menjalani transplantasi hati. Namun, flukonazol lebih efektif dibandingkan dengan nistatin untuk mencegah terjadinya infeksi yang menyebabkan kematian.[10] Nistatin efektif untuk mengobati kandidasis oral pada lansia yang memakai gigi palsu.[11]
Nistatin juga digunakan pada bayi yang memiliki berat badan sangat rendah (kurang dari 1500 gram) untuk mencegah infeksi jamur invasif, walau flukonazol menjadi pilihan utama. Dari hasil uji klinis, terbukti nistatin dapat mengurangi kemungkinan bayi prematur tersebut terkena infeksi jamur invasif dan juga dapat mengurangi kejadian kematian.[12]
Saat ini masih belum terdapat sediaan nistatin liposom. Dalam uji in vitro, nistatin liposom memiliki efektivitas yang lebih baik dibandingkan amfoterisin B dan menunjukkan efektivitas terhadap beberapa jenis jamur yang resisten terhadap amfoterisin B.[13]Selain itu, nistatin liposom tidak memiliki nefrotoksisitas yang lebih parah dibandingkan dengan amfoterisin B.[13]
Efek samping
Rasa pahit dan mual merupakan efek samping yang sering terjadi.[8]
Sediaan dalam suspensi oral memiliki efek sampinreantara lain:[14]
Ruam, gatal, terbakar dan pustulosis eksantematosa generalisata akut [16]
Mekanisme kerja
Seperti amfoterisin B dan natamisin, nistatin adalah ionofor.[17] Nistatin dapat berikatan dengan ergosterol, komponen utama membran sel jamur. Hasil ikatan tersebut dapat membentuk pori-pori di membran yang menyebabkan kebocoran K+ sehingga dapat menyebabkan kematian jamur.[18]
12Hilal-Dandan, Randa; Knollmann, Bjorn; Brunton, Laurence (2017-12-05). Goodman & Gilman's the pharmacological basis of therapeutics. Brunton, Laurence L.,, Knollmann, Björn C.,, Hilal-Dandan, Randa (Edisi Thirteenth). [New York]. ISBN9781259584732. OCLC994570810. Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
↑D., SATOSKAR, R. S.. REGE, NIRMALA N.. BHANDARKAR, S. (2015). PHARMACOLOGY AND PHARMACOTHERAPEUTICS. [S.l.]: ELSEVIER INDIA. ISBN978-8131243619. OCLC978526697. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
↑"Nystatin prophylaxis and treatment in severely immunodepressed patients". The Cochrane Database of Systematic Reviews (9): CD002033. September 2014. doi:10.1002/14651858.CD002033.pub2. PMID25188770.
↑Lyu, Xin; Zhao, Chen; Yan, Zhi-Min; Hua, Hong (2016). "Efficacy of nystatin for the treatment of oral candidiasis: a systematic review and meta-analysis". Drug Design, Development and Therapy. 10: 1161–1171.
↑"[Acute generalized exanthematous pustulosis, induced by nystatin]". Der Hautarzt; Zeitschrift Fur Dermatologie, Venerologie, und Verwandte Gebiete (dalam bahasa German). 49 (6): 492–5. June 1998. doi:10.1007/s001050050776. PMID9675578. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
↑P., Rang, H. (2015-01-21). Rang and Dale's pharmacology. Dale, M. Maureen,, Flower, R. J. (Rod J.), 1945-, Henderson, G. (Graeme) (Edisi Eighth). [United Kingdom]. ISBN9780702053627. OCLC903083639. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)